Manuver Bakal Caketum Golkar Galang Dukungan DPD Menuai Kritik

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto (tengah) bersama pengurus partai Golkar membuka Rakornis Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar 2018 di Jakarta, Sabtu, 20 Oktober 2018. Airlangga menyampaikan agar kader dan caleg Golkar memainkan strategi dalam berkampanye, salah satunya dengan memulai kampanye besar-besaran saat memasuki tahun 2019. ANTARA

    Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto (tengah) bersama pengurus partai Golkar membuka Rakornis Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar 2018 di Jakarta, Sabtu, 20 Oktober 2018. Airlangga menyampaikan agar kader dan caleg Golkar memainkan strategi dalam berkampanye, salah satunya dengan memulai kampanye besar-besaran saat memasuki tahun 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Bekas Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Lalu Mara mengkritik cara para bakal calon ketua umum Golkar menggalang dukungan dari sejumalah dewan pimpinan daerah (DPD) tingkat I dan II Golkar.

    Simak: Bamsoet Umumkan Maju Caketum Golkar Setelah Sowan Senior Partai

    Belakangan, ujar Lalu, para bakal Caketum lebih banyak memanggil DPD ke Jakarta, bukannya mendatangi seluruh DPD Provinsi untuk bersilaturahmi dan menyampaikan visi dan misinya untuk memajukan Partai Golkar.

    "Itu menurut saya mengurangi geliat organisasi di daerah. Sebaiknya para kandidat yang ingin maju mendatangi seluruh DPD Provinsi," ujar Lalu Mara saat dihubungi pada Rabu malam, 3 Juli 2019.

    Menurut Lalu, biarlah pemilik suara yakni DPD II, DPD I, Ormas yang mendirikan, dan yang didirikan, yang menilai para kandidat. "Misalnya Pak Airlangga, biar para DPD menilai apakah capaian Partai Golkar menyabet 85 kursi DPR ini sebagai sebuah keberhasilan atau sebaliknya," ujar Lalu.

    Belakangan, memang deklarasi dukungan dari sejumlah DPD I dan DPD II Golkar bermunculan, baik kepada Airlangga Hartarto maupun Bambang Soesatyo (Bamsoet). Airlangga sudah tegas menyatakan akan maju kembali, sementara Bamsoet akan mengumumkan sikap segera untuk maju dalam laga Munas mendatang. Adu dukung pun tak terhindarkan.

    Baca Juga: Bursa Ketum Golkar, Bamsoet Terima Dukungan 6 DPD II Jawa Tengah

    Lalu mengingatkan, agar para bakal Caketum tidak membawa unsur di luar Partai Golkar. "Rebutlah suara pimpinan daerah dengan visi dan misi. Bukan dengan menarik dukungan dari luar partai Golkar," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bagi-bagi Jatah Menteri di Komposisi Kabinet Jokowi

    Partai koalisi pemerintah membahas komposisi kabinet Jokowi - Ma'ruf. Berikut gambaran komposisi kabinet berdasarkan partai pendukung pasangan itu.