Airlangga Diprediksi Capres 2024, Golkar: Harus Jadi Ketum Lagi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama pimpinan DPD se-Indonesia usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, 1 Juli 2019. Tempo/Friski Riana

    Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama pimpinan DPD se-Indonesia usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, 1 Juli 2019. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPP Partai Golkar Bidang Media dan Penggalangan Opini, Ace Hasan Syadzily mengatakan Airlangga Hartarto berpotensi besar menjadi kandidat calon presiden 2024. "Sebagai Ketua Umum Partai besar seperti Partai Golkar, potensi ke arah sana sangat terbuka lebar," ujar Ace saat dihubungi Tempo pada Rabu, 3 Juli 2019.

    Menurut Ace, untuk menuju ke arah sana, tentu harus memiliki kendaraan politik. Sehingga yang terpenting saat ini, ujar Ace, Airlangga harus terpilih kembali menjadi Ketua Umum Partai Golkar. "Ini sangat penting untuk mendorong agar Partai Golkar dan Ketumnya memiliki nilai elektoral yang beriringan," ujar Ace.

    Baca juga: Hari Ini, Rizal Mallarangeng Sebut Golkar DKI Deklarasi Airlangga

    Pernyataan Ace disampaikan menanggapi prediksi Lingkaran Survei Indonesia atau LSI Denny JA yang menyebut Airlangga Hartarto berpeluang menjadi calon presiden di 2024 dari Partai Golkar. Lembaga survei itu merilis 15 nama yang potensial maju sebagai calon presiden 2024.

    Selain Airlangga, ada nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua DPP PDIP Puan Maharani, dan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

    Baca juga: Eks Wasekjen Golkar Sebut Tudingan Rizal Malarangeng Tak Elok

    Ada pula nama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Kepala BIN Budi Gunawan, Kapolri Tito Karnavian, dan mantan panglima TNI Gatot Nurmantyo. Nama kelima belas ialah mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.