Kereta Api Tabrak Mobil Tewaskan Tujuh Orang, Ini Pesan PT KAI

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kereta Api Indonesia. Getty Images

    Ilustrasi Kereta Api Indonesia. Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (PT KAI Persero) kembali mengingatkan agar masyarakat yang hendak melintasi perlintasan kereta api di palang pintu tidak terjaga meningkatkan kewaspadaan. Pengguna jalan diminta menengok kanan dan kiri untuk mengetahui ada atau tidak kereta hendak lewat. "Berhenti sejenak sebelum melewati perlintasan sebidang, melihat kanan kiri setelah yakin aman baru melintas," kata Vice President Public Relations PT Kereta Api Indonesia Edy Kuswoyo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Ahad, 30 Juni 2019.

    Pemerintah Daerah diharapkan berperan aktif mengawasi dan menjaga perlintasan yang tidak terjaga dalam rangka peningkatan program keselamatan di jalur kereta api sesuai program yang telah dicanangkan.

    Baca juga: Tabrakan Terios - Kereta Api Jayabaya, Begini ... 

    Imbauan itu disampaikan Edy sehubungan dengan kecelakaan kereta api Jayabaya relasi Pasar Senen Jakarta-Malang menabrak mobil pada perlintasan resmi yang tidak terjaga antara Stasiun Hargelis-Cilegeh,  Sabtu, 29 Juni 2019, pukul 15.15.WIB. Hingga Ahad, tujuh orang meningal dunia akibat kecelakaan itu.

    Pengemudi mobil Daihatsu Terios melintas tanpa menengok kanan dan kiri. “Bersamaan dengan datangnya KA Jayabaya, relasi Pasar Senen-Malang,” kata Edy. Saat di tengah rel kereta, tiba tiba mesin mobil mati. Para saksi berusaha mendorong mundur tetapi kereta semakin dekat hingga kecelakaan tak bisa dihindari.

    Kecelakaan terjadi di JPL 99 km 143+1 yang menghubungkan Desa Jaya Mulya Kecamatan Kroya, Indramayu. Mobil terseret lebih kurang 100 meter dan rusak parah. Semua penumpang dan pengemudi berjumlah tujuh orang tews, termasuk penumpang yang sedang hamil enam bulan.

    Baca juga: Tabrakan Terios - KA Jayabaya, Polisi: Pengemudi Mobil Lalai

    Kereta api Jayabaya terdiri dari delapan rangkaian kereta ekonomi, satu kereta makan, dengan jumlah kapasitas 608 penumpang. Sedangkan korban adalah H. Tasdan, 47 tahun; Hj Dian Kudprihatini, hamil, 30 tahun; Muti Amrilah, lima tahun; Turi Mulyati, 50 tahun; Ajtmadja Akmal, 19 tahun; Yati, 50 tahun; Doin, 19 tahun.

    Mobil Daihatsu Terios Nopol E 1826 RA dievakuasi oleh warga dan petugas jam 16.50. Para korban meninggal meninggal dibawa ke RSU Bhayangkara Losarang Indramayu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.