Tim SAR Gabungan Cari Heli MI-17 dari Arah Jayapura dan Timika

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Helikopter MI 17 Milik TNI AD Mendistribusikan bantuan logistik seberat 2 ton ke wilayah terisolasi di Desa Bolapapu, Kulawi, Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu 13 Oktober 2018. Tempo/Francisca Christy Rosana

    Helikopter MI 17 Milik TNI AD Mendistribusikan bantuan logistik seberat 2 ton ke wilayah terisolasi di Desa Bolapapu, Kulawi, Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu 13 Oktober 2018. Tempo/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim SAR gabungan, kembali melakukan pencarian heli MI-17 TNI AD yang hilang kontak dalam penerbangan Oksibil-Jayapura. Pencarian dilakukan dari arah Jayapura dan Timika.

    Baca juga: Pencarian Heli MI-17 yang Hilang Dilakukan Lewat Darat dan Udara

    Komandan Lanud Silas Papare Marsma TNI Tri Bowo kepada Antara mengatakan, CN 295 sekitar pukul 10.00 WIT sudah diterbangkan ke Oksibil dengan membawa BBM dan beberapa personil.

    Tim SAR Jayapura dijadwalkan diterbangkan kloter kedua. Sedangkan dua unit helikopter bell milik Penerbad diberangkatkan dari Timika dengan menyusuri selatan Papua.

    Helikopter Penerbad tidak terbang langsung Timika-Oksibil melainkan menyusuri Timika-Asmat-Tanah Merah-Oksibil yang jarak tempuhnya relatif lebih jauh namun aman karena menyusuri pesisir selatan.

    “Sampai saat ini belum ada laporan tentang keberadaan helikopter yang mengangkut 12 penumpang termasuk crew,” kata Tri Bowo.

    Heli MI-17 dengan nomor registrasi HA-5138 yang membawa 12 penumpang beserta crew sebelumnya terbang ke Okbibab untuk melakukan pengiriman logistik kepada prajurit yang bertugas di wilayah tersebut. Okbibab, merupakan salah satu distrik atau kecamatan di Papua yang berbatasan dengan Papua Nugini (PNG).

    Sekitar pukul 11.44 WIT heli terbang ke Jayapura dan sesaat setelah terbang, yakni pukul 11.49, pilot sempat mengucapkan “terima kasih” setelah melaporkan terbang di ketinggian 7.800 feet, 6 nautical mile ke utara.

    Baca juga: Bawa 11 Penumpang, Helikopter TNI AD Hilang Kontak di Jayapura

    Adapun nama anggota satgas pamtas Yonif 725/WRG yang ikut dalam heli MI-17 tersebut yaitu Serda Ikrar Setya Nainggolan, Pratu Yanuarius Loe, Pratu Risno, Prada Sujono Kaimuddin dan Prada Tegar Hadi Sentana. Sedangkan nama-nama awak helikopter tersebut yaitu Kapten CPN Aris (pilot), Lettu CPN Bambang (pilot), Lettu CPN Ahwar (co pilot), Serka Suriyatna, Serda Dita, Praka Dwi Purnomo dan Pratu Aharul.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.