Helikopter TNI AD Hilang, Penyisiran Dilakukan di Rute Sentani

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Helikopter MI 17 Milik TNI AD Mendistribusikan bantuan logistik seberat 2 ton ke wilayah terisolasi di Desa Bolapapu, Kulawi, Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu 13 Oktober 2018. Tempo/Francisca Christy Rosana

    Helikopter MI 17 Milik TNI AD Mendistribusikan bantuan logistik seberat 2 ton ke wilayah terisolasi di Desa Bolapapu, Kulawi, Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu 13 Oktober 2018. Tempo/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Kodam XVII/Cenderawasih melakukan penyisiran di kawasan Oksibil dan rute Bandara Sentani-Jayapura untuk mencari helikopter TNI AD yang hilang kontak di Jayapura. Penyisiran dilakukan melalui jalur darat dan udara.

    Baca: Bawa 11 Penumpang, Helikopter TNI AD Hilang Kontak di Jayapura

    "Satu unit heli kami pusatkan di Oksibil, sementara yang lainnya menyisir rute di sekitar Sentani," kata Kepala Penerangan Kodam Cendrawasih, Kolonel Infanteri Muhammad Aidi dihubungi, Sabtu, 29 Juni 2019.

    Kodam Cendrawasih menurunkan dua helikopter jenis Bell 412 dalam melakukan pencarian tersebut. Sementara satu jenis pesawat jenis CN235 dikerahkan untuk mengangkut logistik dan pasukan ke Oksibil. Kodam menurunkan satuan setingkat kompi untuk melakukan pencarian di melalui jalur darat di kawasan Oksibil. Tim pencari dibantu oleh Kepolisian Resor Pegunungan Bintang dan tim SAR Provinsi Papua serta beberapa relawan.

    Sebelumnya, helikopter TNI AD jenis MI-17 hilang kontak dalam penerbangan dari Bandara Oksibil ke Bandara Sentani, Jayapura, Jumat, 28 Juni 2019, sekitar pukul 11.49 waktu setempat. Heli yang dipiloti Kapten CPN Aris membawa 11 penumpang dan kru.

    Helikopter bertolak ke Sentani, setelah melakukan misi pendorongan logistik (dorlog) ke Pos Udara Pengamanan Perbatasan (Pamtas) di Distrik Okbibab, Kabupaten Pegunungan Bintang Papua. Helikopter sempat singgah di Bandara Oksibil untuk mengisi bahan bakar. Setelah itu, heli berangkat dari bandara Oksibil menuju Sentani, Jayapura pada pukul 11.44 WIT. Namun, beberapa menit setelah lepas landas, heli itu dikabarkan hilang kontak.

    Baca: Helikopter TNI AD Hilang Kontak di Papua, Ini Upaya Pencariannya

    Aidi belum bisa memastikan penyebab peristiwa ini terjadi. "Belum bisa disimpulkan," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.