Ridwan Kamil: PAD Jawa Barat Lampaui Target

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam kegiatan rapat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pelaksanaan APBD Jabar Tahun Anggaran 2018, dalam Rapat Paripurna DPRD Jabar, di Bandung, Kamis 27 Juni 2019. (dok Pemprov Jabar)

    Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam kegiatan rapat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pelaksanaan APBD Jabar Tahun Anggaran 2018, dalam Rapat Paripurna DPRD Jabar, di Bandung, Kamis 27 Juni 2019. (dok Pemprov Jabar)

    INFO JABAR — Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan pendapatan Daerah Jawa Barat sampai 31 Desember 2018 mencapai Rp 33,91 triliun atau 101,97 persen dari yang ditetapkan sebesar Rp 33,26 triliun. 

    “Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jabar juga melampaui target, yakni sebesar Rp 19,64 triliun atau 104,39 persen dari yang ditetapkan Rp 18,81 triliun,” ujarnya dalam kegiatan rapat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pelaksanaan APBD Jabar Tahun Anggaran 2018, dalam Rapat Paripurna DPRD Jabar, di Bandung, Kamis, 27 Juni 2019.

    Ridwan Kamil menjelaskan, Raperda itu merupakan laporan keuangan Pemerintah Daerah yang telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). "Alhamdulillah kita bisa mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-8 kalinya," ujarnya.

    Emil, sapaan akrab gubernur, memaparkan, PAD sebesar 19,64 triliun terdiri dari Pajak Daerah Rp 18,15 triliun, Retribusi Daerah  Rp 49,17miliar, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan Rp 348,53 miliar, dan PAD yang sah Rp 1,09 triliun.

    Untuk Dana Perimbangan, menurut Ridwan Kamil, realisasinya mencapai Rp 13,98 triliun atau 99,09 persen dari anggaran yang ditetapkan, yaitu sebesar Rp 14,10 triliun. Pendapatan Dana Perimbangan bersumber dari Dana Bagi Hasil Pajak  Rp 1,49 triliun, Dana Bagi Hasil Bukan Pajak Rp 307,51 miliar, Dana Alokasi Umum (DAU) Rp 3,02 triliun, dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 9,37 triliun.

    Sementara Belanja Daerah sampai 31 Desember 2018 mencapai  sebesar Rp 33,33 triliun atau 93,45 persen dari alokasi anggaran sebesar Rp 35,66 triliun. Belanja Tidak Langsung, yang merupakan bagian dari Belanja Daerah sebesar Rp 25,62 triliun atau 94,35 dari alokasi anggaran sebesar Rp 27,15 triliun. "Belanja Langsung direalisasikan sebesar Rp 7,71 triliun," kata Emil.

    Dari keseluruhan transaksi dalam APBD, menurut Emil, terdapat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan (Silpa) sebesar Rp 3,06 triliun. "Jawa Barat memang sudah sangat baik. Kemudian, kita rapikan yang kurang-kurang, serta ada masukan KPK juga dari Kemendagri," kata mantan Walikota Bandung itu. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.