Jokowi Bakal Hadiri Acara Halalbihalal Relawan di GBK

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berjalan bersama Presiden Argentina Mauricio Macri di Istana Bogor, Rabu 26 Juni 2019. Presiden Joko Widodo dan Presiden Mauricio Macri dijadwalkan melangsungkan pertemuan empat mata, pertemuan bilateral serta melakukan pernyataan pers bersama. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    Presiden Joko Widodo berjalan bersama Presiden Argentina Mauricio Macri di Istana Bogor, Rabu 26 Juni 2019. Presiden Joko Widodo dan Presiden Mauricio Macri dijadwalkan melangsungkan pertemuan empat mata, pertemuan bilateral serta melakukan pernyataan pers bersama. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan menghadiri acara halalbihalal bersama Forum Relawan Jokowi yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta pada Rabu, 26 Juni 2019.

    Baca juga: Jokowi Sambut Kedatangan Presiden Argentina di Istana Bogor

    Acara ini dihadiri sejumlah kelompok relawan pendukung Jokowi-Ma'ruf yang terdiri dari organ pendukung Jokowi sejak pemilihan gubernur DKI sampai pemilihan presiden 2019.

    "Ada ratusan organ yang bergabung dan belasan ribu orang yang hadir. Kemungkinan besar Pak Jokowi akan hadir pukul 17.00 di sini," ujar Ketua Panitia Acara, Andi Gani Nena Wea di Tennis Indoor Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta pada Rabu, 26 Juni 2019.

    Andi menyebut, acara ini digelar dalam ajang silahturahmi sekaligus untuk memberi sokongan kepada Jokowi agar periode kedua nanti lebih baik lagi untuk membangun masyarakat tanpa tekanan apapun. "Kami akan selalu mendampingi Pak Presiden. Sudah panjang perjalanan kami bersama Pak Jokowi sejak Pilgub DKI, pilpres 2014, sampai pilpres 2019," ujar Presiden KSPSI ini.

    Baca juga: Yusril: Setelah Putusan MK, Semua Pihak Harus Rekonsiliasi

    Andi juga mengatakan, agenda ini juga digelar dalam rangka mendiskusikan kepada seluruh relawan agar tetap berada di tempat masing-masing alias tidak meramaikan kantor MK pada Kamis, 27 Juni 2019.

    "Kami memastikan tidak akan ada tandingan-tandingan. Kami menerima apa pun hasil putusan MK," ujar Andi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menolak Lupa, 11 Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

    Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menilai pengungkapan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu tak mengalami kemajuan.