Luhut Minta Pendukung Prabowo Tak Gelar Aksi ke MK

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian melakukan pengamanan di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa 25 Juni 2019. Sebanyak 47 ribu personel gabungan yang terdiri dari 28 ribu lebih personel Polri, 17 ribu lebih personel TNI, serta 2 ribu personel Pemda dikerahkan untuk mengamankan MK. TEMPO/Subekti.

    Petugas kepolisian melakukan pengamanan di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa 25 Juni 2019. Sebanyak 47 ribu personel gabungan yang terdiri dari 28 ribu lebih personel Polri, 17 ribu lebih personel TNI, serta 2 ribu personel Pemda dikerahkan untuk mengamankan MK. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengharapkan pendukung pasangan calon Prabowo Subianto - Sandiaga Uno mengikuti imbauan untuk tak menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Mahkamah Konstitusi. Ia berharap semua tenang dalam menunggu putusan majelis hakim konstitusi.

    Baca juga: Menjelang Putusan Sidang MK, Melihat Peluang Menang Kubu Prabowo

    “Ya saya pikir nurut saja ya sama Pak Prabowo. Kan Pak Prabowo sudah menyampaikan begitu. Harapannya semua tenang-tenang lah. Bagaimana pun negeri ini kan negeri kita ramai-ramai. Bukan negeri satu orang saja,” ujar dia di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa 25 Juni 2019.

    Melalui video, Prabowo menyerukan pendukungnya agar tidak menggelar unjuk rasa ketika sidang di Mahkamah bergulir. “Kalau Anda mendukung Prabowo-Sandiaga Uno, saya mohon tidak perlu hadir di sekitar Mahkamah Konstitusi,” ujar Prabowo dalam video yang diedarkan pada Selasa, 11 Juni lalu tersebut.

    Selain itu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga mengaku tidak menginstruksikan pendukung mereka melakukan mobilisasi massa saat putusan sengketa Pemilu di Mahkamah Konstitusi ditetapkan. "Kalau ada mobilisasi massa, itu di luar instruksi kami,” kata Koordinator juru bicara BPN Dahnil Anzar Simanjutak, di Jakarta, Senin, 24 Juni 2019.

    Baca juga: Kabar Budi Gunawan Bertemu Prabowo, Luhut: Bisa Saja

    Saat ditanyai apakah ia optimistis sidang putusan akan kondusif, Luhut menjawab seharusnya tak ada masalah apabila seluruh pendukung mengikuti imbauan dari Prabowo maupun Jokowi. Tak perlu ada keributan kata dia, karena hubungan antar keduanya pun baik.

    “Kan ini tiap lima tahun kejadian seperti ini (Pemilu). Kenapa mesti sekali ini terus berantem,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga