30 Korban Kebakaran Pabrik Mancis Sudah Teridentifikasi

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas membawa kantong jenazah korban kebakaran pabrik mancis (korek gas) ketika tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut untuk dilakukan proses otopsi, di Medan, Jumat, 21 Juni 2019. ANTARA/Septianda Perdana

    Petugas membawa kantong jenazah korban kebakaran pabrik mancis (korek gas) ketika tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut untuk dilakukan proses otopsi, di Medan, Jumat, 21 Juni 2019. ANTARA/Septianda Perdana

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan 30 korban tewas akibat kebakaran di pabrik Mancis telah teridentifikasi. Semua jenazah telah dikembalikan ke pihak keluarga dalam dua tahap.

     Baca juga: 30 Korban Tewas dalam Kebakaran Pabrik Mancis Bukan Kehabisan O2

    "Tahap pertama, pengembalian berjumlah 7 jenazah pada 22 Juni 2019 pukul 20.00," kata Dedi Prasetyo melalui keterangan tertulis pada Senin 24 Juni 2019. Tahap kedua, pengembalian berjumlah 23 jenazah pada 23 Juni 2019, pukul 23.45.

    Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja mengatakan korban meninggal dunia dalam insiden kebakaran itu bukan dikarenakan kekurangan oksigen.

    "Korban meninggal karena terjebak api dan tidak bisa keluar dari home industry tersebut," kata dia saat melakukan konferensi pers di RS Bhayangkara Medan, Sabtu malam, 22 Juni 2019.

    Kebakaran di tempat perakitan Mancis ini terjadi pada Jum’at, 21 Juni 2019, pukul 12.05. Kebakaran itu menewaskan puluhan pekerja termasuk anak-anak. Api baru dapat dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Langkat dan tiga unit milik Pemkot Binjai tiba di lokasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.