8 Kecamatan Konawe Masih Terendam Banjir, 18.408 Jiwa Mengungsi

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anak berada di lokasi banjir di Kecamatan Wangguduku, Konawe, Sulawesi Tenggara, Kamis 20 Juni 2019. Pemerintah Kabupaten Konawe memperpanjang masa tanggap darurat bencana hingga Selasa (25/6/2019) mengingat masih ada dua kecamatan di wilayah tersebut yang terendam banjir. ANTARA FOTO/Jojon

    Seorang anak berada di lokasi banjir di Kecamatan Wangguduku, Konawe, Sulawesi Tenggara, Kamis 20 Juni 2019. Pemerintah Kabupaten Konawe memperpanjang masa tanggap darurat bencana hingga Selasa (25/6/2019) mengingat masih ada dua kecamatan di wilayah tersebut yang terendam banjir. ANTARA FOTO/Jojon

    TEMPO.CO, Konawe  - Sebanyak delapan kecamatan dari 25 kecamatan yang terdampak banjir di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, sampai saat ini masih tergenang air. “Masih banyak warga di delapan desa yang berada di tempat-tempat pengungsian,” kata Pelaksana Tugas Sekda Kabupaten Konawe Santoso di Konawe, Minggu, 23/6.

    Baca jugaBanjir Konawe, Menteri PUPR Percepat Pembangunan Tiga Bendungan

    Kecamatan yang masih tergenang itu, antara lain, Pondidaha, Wonggoduku, dan Wonggoduku Barat. Di Kecamatan Pondidaha dari 18 desa yang ada, 13 di antaranya tergenang air. Warga yang masih bertahan di tempat pengungsian sebanyak 2.142 kepala keluarga yang terdiri dari 8.163 jiwa.

    Kemudian di Kecamatan Wonggoduku Barat, dari 15 desa yang ada , lima di antaranya masih tergenang air dengan jumlah pengungsi  5.312 jiwa. Sedangkan di Kecamatan Wonggodukudari 15 desa yang ada, 14 di antaranya masih tergenang dengan pengungsi 2.246 kepala keluarga yang terdiri dari 8.548 jiwa.

    "Warga mulai terserang sakit flu dan gatal-gatal," kata Santosa.

    Sampai Rabu, 19/6, tecatat warga yang mengungsi sebanyak 4.718 kepala keluarga, terdiri dari 18.408 jiwa dan tersebar di 126 desa.

    Bnajir melanda wilayah tersebut sejak setengah bulan terakhir. Akibat air bah, 193 unit rumah penduduk hanyut dan yang terendam 5.762 unit. Sedangkan masjid yang terendam air sebanyak 34 unit.

    Fasilitas umum yang terendam air sepanjang 228 meter, puskesmas 4 unit, pasar 1 unit, jalan yang terendam air sepanjang 254,1 kilometer, dan kantor pemerintah yang terendam 104 unit. Bangunan sekolah yang ikut terendam air yaitu Taman Kanak-Kanak (TK) sebanyak 32 unit, SD (49 unit), dan SMA (14 unit).

    Lahan pertanian dan perikanan yang terendam air untuk sawah (8.543 hektare), lahan jagung (344 hektare). lain-lain (435 hektare, tambak (808 hektare), hortikultra (43 hektare), dan hewan ternak 73.214 ekor.

    Banjir yang melanda Kabupaten Konawe ini karena intensitas hujan yang tinggi menjadikan Sungai Konaweha, Sungai Lahambuli, dan Sungai Rawa Aopa meluap. Rentetan banjir yang melanda Kabupaten Konawe tersebut terjadi sebelum Lebaran hingga usai Lebaran Idul Fitri 2019.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.