KPK Hentikan Pemeriksaan Pelanggaran Etik Deputi Penindakan Firli

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil ketua KPK, Saut Situmorang bersama Mendagri Tjahjo Kumolo bersama pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi (kiri), Gubernur Maluku Utara periode 2019-2024 Abdul Gani Kasuba (dua kanan), seusai melakukan pertemuan dengan pimpinan KPK, di gedung KPK, Jakarta, Rabu, 12 Juni 2019. TEMPO/Imam Sukamto

    Wakil ketua KPK, Saut Situmorang bersama Mendagri Tjahjo Kumolo bersama pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi (kiri), Gubernur Maluku Utara periode 2019-2024 Abdul Gani Kasuba (dua kanan), seusai melakukan pertemuan dengan pimpinan KPK, di gedung KPK, Jakarta, Rabu, 12 Juni 2019. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang, mengatakan kasus yang dihadapi mantan Deputi Penyidikan Firli tidak dapat dilanjutkan. Alasannya, Firli sudah tak berstatus sebagai pegawai KPK sehingga hasil pemeriksaan tak akan berpengaruh apa-apa.

    Baca: ICW Kecam Pengembalian Firli ke Mabes Polri

    “Dengan sendirinya kode etik selesai, karena kalau bukan pegawai ya tidak bisa,” kata Saut pada Jumat, 21 Juni 2019.

    Mabes Polri menarik Firli kembali ke korps kepolisian. Dengan alasan promosi, Firli kini menjabat sebagai Kepala Kepolisian Sumatera Selatan.

    Promosi ini menjadi sorotan sebab Polri menarik Firli dari KPK di tengah proses pemeriksaan Pengawas Internal atas dugaan pelanggaran kode etik pimpinan. Indonesia Corruption Watch melaporkan Firli melanggar kode etik karena bertemu mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang Zainul Majdi.

    Padahal saat itu, KPK tengah menyelidiki keterlibatan TGB dalam kasus dugaan korupsi divestasi Newmont. Koalisi masyarakat sipil antikorupsi mendesak KPK memulangkan Firli ke institusinya.

    Saut juga menjelaskan bahwa sebenarnya pimpinan KPK hanya tinggal melakukan rapat mengenai hasil pemeriksaan terkait kasus Firli, namun status Firli sudah bukan petugas KPK.

    Baca: KPK Kembalikan Irjen Firli ke Mabes Polri

    “Kami pimpinan tinggal rapat saja, kalau dari pengawas internal sudah ada, tapi kalau dia sudah pensiun ya sudah bukan pegawai lagi,” kata Saut

    FIRA PRAMESWARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.