Tanggap Darurat Banjir Konawe Utara Diperpanjang Sampai 30 Juni

Ilustrasi banjir. Dok. TEMPO/M. Iqbal Ichsan

TEMPO.CO, Kendari - Pemerintah memperpanjang masa tanggap darurat akibat banjir bandang di Kabupaten Konawe Utara, sampai 30 Juni 2019. Warga yang mengungsi diminta tidak kembali ke rumah karena hujan masih mengguyur. “Kami khawatir jangan sampai lagi terjadi banjir dan antisipasi jangan sampai ada korban jiwa,” kata Bupati Konawe Utara Ruksamin Kamis sore, 20 Juni 2019

Dari 18.765 penduduk terdampak banjir, sebanyak 2.502 keluarga atau 9.609 jiwa mengungsi. Banjir juga menghanyutkan 370 unit rumah dan merendam 1962 rumah.

Baca juga: Korban Banjir di Konawe Utara Mulai Terserang Berbagai Penyakit

Banjir menghantam Konawe Utara pada 2 Juni lalu dan sempat surut. Tapi kawasan itu banjir lagi pada 6 Juni 2019. Dampak banjir meluas mulai dari sektor ekonomi, kesehatan, pendidikan dan lainya. Bupati meminta agar ribuan pengungsi sementara tetap bertahan di tenda pengungsian  Hal itu untuk merespon kebutuhan penanganan pengungsi, distribusi logistik dan pembukaan jalan ke lokasi yang masih terisolir.

Tangis Ruksamin pecah saat menjelaskan data-data korban maupun kerugian akibat banjir bandang di wilayahnya saat presentasi di hadapan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono serta anggota DPR di kantor gubernur. “Banjir bandang yang menerjang Konawe Utara selama hampir tiga pekan ini meluluhlantakkan bumi Oheo,” ujar dia sambil terisak.

Baca juga: Banjir Menerjang Konawe Utara, Ribuan Warga Mengungsi

Ruksamin menilai pemerintah perlu relokasi warga Desa Tapuwatu,  Wawalindu, Desa Puuwanggudu, Wanggudu Raya, Ala Wanggudu, Puuwonua dan Puusuli.

“Kami berusaha bergerak cepat karena kasihan masyarakat,” kata  Bupati sambil terisak. Ia memerintahkan agar jajarannya tidak cuti dan bekerja semua mengatasi korban banjir.






Potensi Cuaca Ekstrem di Akhir Tahun, Pemprov DKI Kaji Penerapan WFH

2 hari lalu

Potensi Cuaca Ekstrem di Akhir Tahun, Pemprov DKI Kaji Penerapan WFH

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono sedang mengkaji penerapan bekerja dari rumah atai work from home (WFH) mengantisipasi cuaca ekstrem


BPBD DKI: Waspada Potensi Banjir Rob di 8 RT Jakarta Utara

2 hari lalu

BPBD DKI: Waspada Potensi Banjir Rob di 8 RT Jakarta Utara

BPBD DKI Jakarta meminta masyarakat untuk waspada akan potensi rob atau banjir pesisir di delapan lokasi di Jakarta Utara.


Kolam Olakan dan Pompa Jadi Andalan Penanggulangan Banjir di Jakarta Pusat

3 hari lalu

Kolam Olakan dan Pompa Jadi Andalan Penanggulangan Banjir di Jakarta Pusat

Upaya penanggulangan banjir di Jakarta Pusat diklaim berjalan efektif, karena angka genangan di wilayah tersebut berkurang.


Banjir Ancam Jakarta Hari Ini, Status Pintu Air Pasar Ikan Siaga 1

4 hari lalu

Banjir Ancam Jakarta Hari Ini, Status Pintu Air Pasar Ikan Siaga 1

BPBD DKI memberitahukan camat dan lurah di 9 wilayah terdampak banjir rob agar waspada.


Pengerukan Lumpur di Embung Dato Tonggara, Bisa Bebaskan Kramat Jati dari Banjir

4 hari lalu

Pengerukan Lumpur di Embung Dato Tonggara, Bisa Bebaskan Kramat Jati dari Banjir

Alat berat ekskavator standar dikerahkan untuk pengerukan lumpur dan sampah di embung Dato Tonggara.


Mengenali 7 Jenis Bencana Alam

5 hari lalu

Mengenali 7 Jenis Bencana Alam

Ada berbagai jenis bencana alam. Apa saja?


Menteri Basuki Minta Kebersihan Sungai Ciliwung Dijaga Biar Bisa Diwariskan

5 hari lalu

Menteri Basuki Minta Kebersihan Sungai Ciliwung Dijaga Biar Bisa Diwariskan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta masyarakat peduli pada kebersihan Sungai Ciliwung.


Gerebek Lumpur Anies Baswedan Digencarkan sejak Jakarta Kerap Banjir

6 hari lalu

Gerebek Lumpur Anies Baswedan Digencarkan sejak Jakarta Kerap Banjir

Gerebek lumpur mulai digencarkan di masa Gubernur Jakarta Anies Baswedan. Pemerintah daerah fokus mengeksekusi program itu sejak Jakarta sering banjir


Banjir Rendam 3 RT di Jakarta Selatan dan Jalan Depan Aeon Mall Tanjung Barat

6 hari lalu

Banjir Rendam 3 RT di Jakarta Selatan dan Jalan Depan Aeon Mall Tanjung Barat

BPBD DKI mencatat satu ruas jalan dan tiga RT di Jakarta Selatan tergenang banjir usai hujan


Gerebek Lumpur Anies Baswedan Berlanjut, Anak Buah Heru Budi: Fokus di Lokasi Langganan Banjir

6 hari lalu

Gerebek Lumpur Anies Baswedan Berlanjut, Anak Buah Heru Budi: Fokus di Lokasi Langganan Banjir

Program gerebek lumpur yang dimulai di era Anies Baswedan mampu mengurangi titik banjir. Penjabat Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono melanjutkannya.