Wapres JK dan Pejabat Lain Melayat Putra Ketua MA Hatta Ali

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi pernyataan terkait situasi keamanan pascarekapitulasi hasil pemilihan umum 2019 di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, 22 Mei 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi pernyataan terkait situasi keamanan pascarekapitulasi hasil pemilihan umum 2019 di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, 22 Mei 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla melayat putra Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali, Mohamad Irfan Ali yang meninggal akibat kecelakaan kendaraan bermotor di Namibia.

    Baca juga: Ketua MA: Tunggakan Perkara 2017 Terendah Sepanjang Sejarah

    Wapres tiba di rumah dinas Ketua MA di Jalan Widya Chandra III, Jakarta Selatan, sekitar pukul 21.34 WIB, Kamis 20 Juni 2019. Ia didampingi istri, Mufidah Jusuf Kalla.

    Dengan mengenakan kemeja batik lengan panjang berwarna biru, Wapres JK kemudian langsung masuk ke dalam rumah duka yang disambut keluarga dan kerabat almarhum.

    Selama sekitar satu jam atau sekitar pukul 22.37 WIB, Wapres dan Mufidah Jusuf Kalla kemudian meninggalkan rumah duka.

    Mohamad Irfan Ali merupakan putra pertama Ketua MA Hatta Ali yang tewas dalam kecelakaan ketika mengikuti touring bersama rekan-rekan di Namibia, Rabu, 19 Juni 2019.

    Saat ini, Irfan Ali tercatat merupakan salah satu komisaris di perusahaan telekomunikasi seluler, Telkomsel.

    Selain Jusuf Kalla, pejabat lainnya juga sebelumnya bertakziah ke rumah Hatta Ali. Mereka antara lain, Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, Ketua DPR Bambang Soesatyo, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin.

    Beberapa figur publik juga tampak bertakziah seperti Hotman Paris Hutapea dan Farhat Abbas.

    Baca juga: Hatta Ali Sebut 2017 Adalah Tahun Pembersihan MA dari Hakim Nakal

    Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah mengatakan jenazah putra Hatta Ali itu sedang dalam proses pemulangan ke Tanah Air melalui bandara di ibu kota Windhoek, Namibia, Kamis malam.

    Selanjutnya, jenazah akan diterbangkan menuju Johannesburg, Afrika Selatan untuk transit dan melanjutkan penerbangan kembali menuju Indonesia.

    Abdullah menambahkan jenazah dijadwalkan tiba di Jakarta sekitar pukul 17.00 WIB, Jumat, 21 Juni 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka yang Dianggap Layak Jadi Menteri, Tsamara Amany Disebut

    Nama-nama yang dianggap layak menjabat menteri kabinet Jokowi - Ma'ruf kuat beredar di internal partai pendukung pasangan itu. Tsamara Amany disebut.