Penyerang Sopir Bus Safari Ditengarai Mengidap Kecemasan Tinggi

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan identifikasi bus Safari Lux Salatiga yang mengalami kecelakaan di tol Cipali KM 151, Majalengka, Jawa Barat, Senin 17 Juni 2019. Dalam kecelakaan yang melibatkan 4 kendaraan tersebut menyebabkan sedikitnya 12 orang meninggal dunia dan 45 orang menderita luka-luka. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

    Petugas Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan identifikasi bus Safari Lux Salatiga yang mengalami kecelakaan di tol Cipali KM 151, Majalengka, Jawa Barat, Senin 17 Juni 2019. Dalam kecelakaan yang melibatkan 4 kendaraan tersebut menyebabkan sedikitnya 12 orang meninggal dunia dan 45 orang menderita luka-luka. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

    TEMPO.CO, Majalengka - Kapolres Majalengka AKBP Mariyono mengatakan berdasar pemeriksaan kejiwaan, penyerang sopir bus Safari, Amsor, 29 tahun, mengidap tingkat kecemasan tinggi. “Tapi ini masih belum selesai secara menyeluruh. Nanti hasil lengkapnya akan keluar,” kata Mariyono, di Majalengka, Kamis, 20 Juni 2019.

    Baca juga: Kecelakaan Tol Cipali, Perebut Kemudi Bus Ditetapkan Tersangka

    Polisi telah melakaukan pemeriksaan kejiwaan terhadap Amsor di RS Mitra Plumbon, Cirebon. Mariyono mengatakan perawatan Amsor nantinya akan dipindah ke RSUD Majalengka. Sebabnya, kasus Amsor ini ditangani oleh Polres Majalengka. “Sekarang belum boleh pindah.”

    Amsor menyerang sopir bus Safari, Roni Mart Tampubolon, yang tengah mengemudikan kendaraannya di ruas Jakarta menuju Cirebon atau jalur A, Senin, 17 Juni 2019 lalu. Serangan itu menyebabkan laju bus tak terkendali dan “melayang” hingga ke jalur seberang (B).

    Akibatnya, bus menabrak tiga  buah kendaraan di jalur tersebut dan menyebabkan 12 orang meninggal dunia dan puluhan penumpang luka-luka. Saat ditanyakan polisi, Amsor mengaku nyawanya terancam karena usai mendengar pembicaraan antara sopir dan  kernet yang mengatakan akan membunuh dirinya.

    IVANSYAH (Cirebon)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Bebas Visa bagi Indonesia di Brasil dan Empat Negara

    Sejumlah negara baru saja mengeluarkan kebijakan bebas visa bagi para pemegang paspor Indonesia, bukti bahwa paspor Indonesia semakin kuat di dunia.