Bea Cukai Kudus Gempur Peredaran Rokok Ilegal

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bea Cukai Kudus lancarkan dua penindakan rokok ilegal pada 17 dan 18 Juni 2019. (dok Bea Cukai)

    Bea Cukai Kudus lancarkan dua penindakan rokok ilegal pada 17 dan 18 Juni 2019. (dok Bea Cukai)

    INFO NASIONAL — Untuk mengoptimalkan penerimaan di bidang cukai dan menekan peredaran barang kena cukai ilegal, Bea Cukai Kudus lancarkan dua penindakan rokok ilegal. Kedua penindakan tersebut terlaksana pada 17 Juni dan 18 Juni 2019. 

    Pada penindakan pertama, petugas mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa terdapat bangunan yang digunakan untuk menimbun/mengemas BKC berupa rokok yang diduga ilegal. Dari informasi tersebut, tim Bea Cukai Kudus segera menindaklanjutinya dengan melakukan penindakan.

    “Sesampainya di lokasi, tepatnya di Desa Robayan, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, tim menemukan bangunan dimaksud. Dari penindakan ini, didapatkan total barang bukti berupa rokok yang diduga ilegal sebanyak 493.400 batang dengan total nilai barang sebesar Rp 352.781.000. Potensi kerugian negara yang diselamatkan Bea Cukai Kudus sebesar Rp 232.916.871. Untuk keperluan lebih lanjut, petugas membawa barang hasil penindakan ke kantor untuk dilakukan pengamanan,” kata Kepala Kantor Bea Cukai Kudus, Iman Prayitno.

    Esoknya, masih menurut Iman, petugas melaksanakan penindakan kedua terhadap dua bangunan di wilayah Jepara dan berhasil mengamankan rokok ilegal sebanyak 20.450 batang. “Sekitar pukul 12.00 WIB, tim melakukan pemeriksaan pada sebuah bangunan di Desa Tigajuru, Kecamatan Mayong, Jepara,” ujarnya.

    Dari hasil pemeriksaan, diperoleh fakta terdapat rokok jenis Sigaret Kretek Mesin yang diduga ilegal dan rokok siap edar tanpa dilekati pita cukai. “Kemudian, penindakan berlanjut hingga sekitar pukul 13.15 WIB. Menuju ke Desa Robayan, Kecamatan Kalinyamatan, tim menemukan bangunan dimaksud. Setelah dilakukan pemeriksaan pada bangunan tersebut, tim menemukan rokok yang diduga ilegal berjenis sama,” ucap Iman.

    Dari penindakan terhadap dua bangunan tersebut, tim berhasil mengamankan rokok ilegal dengan total perkiraan nilai barang sebesar Rp 14.621.750 serta berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar Rp 9.653.729. Sebagai tindak lanjut, petugas membawa barang hasil penindakan ke Kantor Bea Cukai Kudus untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 1995 tentang Cukai.

    Kedua penindakan ini menambah panjang daftar penindakan rokok ilegal yang dilancarkan Bea Cukai Kudus. Di tahun ini, Bea Cukai Kudus berhasil melakukan 50 kali penindakan di bidang cukai dan berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara kurang lebih sebesar Rp 4 milyar. “Hal ini dapat dicapai berkat sinergi yang baik antara Bea Cukai Kudus dengan masyarakat dalam usahanya memberantas rokok ilegal,” kata Iman. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.