Gubernur Jabar: Kekuasaan untuk Menyejahterakan Rakyat

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menghadiri silaturahim Idul Fitri 1440 H bersama jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) se-Jawa Barat, di Bandung, Jawa Barat, Rabu, 19 Juni 2019. (dok Pemprov Jabar)

    Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menghadiri silaturahim Idul Fitri 1440 H bersama jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) se-Jawa Barat, di Bandung, Jawa Barat, Rabu, 19 Juni 2019. (dok Pemprov Jabar)

    INFO JABAR — Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, berharap pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di Jawa Barat tahun depan berlangsung secara damai. Ia mengajak semua pihak melaksanakan pesta demokrasi itu dengan baik.

    "Harapannya, delapan daerah bisa hasilkan pemimpin yang mau bekerja, bukan hanya kekuasaan untuk status saja," kata Ridwan Kamil dalam silaturahmi Idul Fitri 1440 H bersama jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) se-Jawa Barat, di Bandung, Rabu, 19 Juni 2019.

    Tahun 2020 nanti, ada delapan kabupaten dan kota di Jawa Barat yang melangsungkan pilkada serentak, yakni Kabupaten Bandung, Cianjur, Indramayu, Karawang, Pangandaran, Sukabumi, Tasikmalaya, dan Kota Depok.

    Menurut Ridwan Kamil, hal terpenting dari pilkada adalah dedikasi dan membangun bangsa, serta menyejahterakan masyarakat. "Kekuasaan didapat untuk membuat keputusan terbaik demi kesejahteraan rakyat, bukan hanya untuk status," ujar mantan Wali Kota Bandung itu.

    Emil, sapaan akrab Gubernur, mengingatkan semua pihak untuk menjaga kondusivitas karena hal itu syarat terpenting untuk membangun Indonesia. "Yang saya khawatirkan satu, jangan sampai hidup kita habis di bab kompetisi. Kita harus fokus di bab pengabdiannya," ujarnya.

    Ketua KPU Daerah Jawa Barat, Rifqi Ali Mubaroq, mengatakan semua pihak patut bersyukur karena Pemilu 2019 berjalan lancar. Keberhasilan tersebut, tambah Rifqi, berkat kerja sama yang baik dengan jajaran Pemerintah, TNI, dan Polri. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.