Roadshow di Yogyakarta, Mardani Beri Bantuan Modal ke UKM

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Caketum HIPMI, Mardani H. Maming (ketiga kanan) saat meninjau UMKM di daerah Kasongan dan Krebet Pajangan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, pada Rabu, 19 Juni 2019. (Dok. HIPMI)

    Caketum HIPMI, Mardani H. Maming (ketiga kanan) saat meninjau UMKM di daerah Kasongan dan Krebet Pajangan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, pada Rabu, 19 Juni 2019. (Dok. HIPMI)

    INFO NASIONAL – Memasuki masa kampanye dalam rangka pemilihan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), calon ketua umum (caketum) nomor urut 4, Mardani H. Maming, langsung melakukan roadshow ke daerah-daerah. Pada Selasa, 18 Juni 2019, ia berkunjung ke Kota Gudeg, Yogyakarta.

    Selain didampingi oleh Ketum BPD DI Yogyakarta, kunjungan silaturahmi Mardani juga dikawal  oleh Ketum BPD Sultra, Ketum BPD Maluku, Ketum BPD Sulteng, dan Ketum BPD Kalsel.

    Salah satu agenda kunjungan kali ini adalah meninjau UMKM di daerah Kasongan dan Krebet Pajangan di Kabupaten Bantul. Di daerah ini banyak ditemukan para pengusaha muda yang memanfaatkan potensi kerajinan kayu dan kertas. Dalam kesempatan ini, Mardani ingin melihat langsung geliat para UMKM di daerah, berdialog, menyerap aspirasi mereka, dan menanyakan kendala-kendala apa saja yang dihadapi. Selain itu, menanyakan harapan-harapan mereka untuk bisa dikembangkan lagi, baik dari sisi kapasitas skill dan pengalaman, maupun jejaring pemasarannya sehingga diharapkan usaha mereka makin tumbuh dan berkembang.

    "Saya ini berangkat dari keluarga yang gemar berusaha, bahkan sebelum menjadi Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Sekarang setelah tidak menjabat lagi, saya akan dedikasikan waktu saya untuk dunia usaha. Saya mengerti betul bagaimana para UMKM itu harus dirangkul karena mereka ini jumlahnya besar, bergerak di sektor-sektor informal dan melibatkan banyak tenaga kerja," kata Mardani.

    Menurutnya, UMKM memberikan kontribusi penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional, bahkan di saat ekonomi sulit pun UMKM terbukti mampu menopang bangsa ini agar tidak terpuruk. "Saya yakin apabila mereka difasilitasi, maka peran dan kontribusi mereka akan semakin terlihat nyata di masyarakat," ujar Mardani.

    Dalam kunjungan tersebut, Mardani tertarik dengan usaha salah satu pengrajin kayu dan kertas. Secara spontan, ia memberikan bantuan sebesar Rp 5 juta sebagai tambahan modal usaha. Wahyuni si pemilik usaha yang mendapat bantuan tersebut tak bisa menutupi rasa gembiranya. "Alhamdulillah atas bantuan dari Pak Mardani ini. Saya kagum beliau ini pengusaha yang masih sangat muda dan terbukti sukses membesarkan usahanya di banyak sektor, namun tetap peduli dengan kami-kami ini yang masih skala kecil," ucap Wahyuni. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 1.087 Fintech P2P Lending Dihentikan sejak 2018 hingga 2019

    Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L. Tobing mengatakan dari 2018 hingga 2019, sebanyak 1.087 entitas fintech P2P lending ilegal telah dihentikan.