KPU Serahkan 300 Halaman Jawaban Gugatan Sengketa Pilpres ke MK

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asyari mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan perdana, Jakarta, 31 Mei 2018. TEMPO/Andita Rahma

    Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asyari mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan perdana, Jakarta, 31 Mei 2018. TEMPO/Andita Rahma

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyerahkan berkas jawaban sengketa Pilpres ke panitera mahkamah Konstitusi pada Selasa, 18 Juni 2019. Tebal berkas itu mencapai 300 halaman.

    Baca: Mengintip Isi 3 Truk Alat Bukti Sengketa Pilpres Kubu Prabowo

    Komisioner KPU Hasyim Asy'ari menyebutkan pada 12 Juni, pihaknya telah memberikan sekitar 6 ribu alat bukti. "Sekarang jawaban kami 300 halaman," ujar Hasyim saat penyerahan di gedung MK, Jakarta, 18 Juni 2019.

    KPU menambah alat bukti setelah pihak pemohon sengketa pemilu pilpres, Prabowo-Sandiaga, memperbaiki materi gugatannya. Pada 12 Juni, KPU telah mengirimkan dokumen jawaban dan alat bukti terhadap permohonan sengketa hasil pilpres. Dokumen jawaban dan alat bukti itu dikirimkan ke MK di dalam 272 kontainer plastik.

    Baca: Jadwal Sidang MK Mundur, Putusan Sengketa Hasil Pilpres Tetap 28

    KPU akan menyampaikan dokumen jawaban terhadap permohonan PHPU Pilpres 2019 ke MK dengan disertai dokumen alat bukti. Masing-masing 34 KPU provinsi akan menyerahkan 8 kontainer," kata Komisioner KPU Hasyim Asy'ari saat itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.