KPK Minta Koruptor Kelas Kakap Dibui di LP Nusakambangan

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa Setya Novanto, ikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, 1 Februari 2018. Dalam sidang ini dengan agenda mendengarkan keterangan saksi Chairuman Harahap, Hotma Sitompul, dan Setiabudi Arianta, yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum KPK terkait kasus korupsi e-KTP. TEMPO/Imam Sukamto

    Terdakwa Setya Novanto, ikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, 1 Februari 2018. Dalam sidang ini dengan agenda mendengarkan keterangan saksi Chairuman Harahap, Hotma Sitompul, dan Setiabudi Arianta, yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum KPK terkait kasus korupsi e-KTP. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menagih janji Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk memindahkan koruptor high profile alias kelas kakap ke Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan. KPK menyebut rencana pemindahan itu merupakan komitmen Ditjen Pemasyarakatan dalam memperbaiki sistem penjara setelah operasi tangkap tangan di lapas Sukamiskin.

    Baca juga: KPK: Nusakambangan Cocok untuk Cegah Napi Jalan-jalan

    "Proses pemindahan narapidana kasus korupsi yang high profile, misalnya, itu sudah mulai dapat dilakukan yang rencananya di bulan Juni ini," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, di kantornya, Jakarta, Senin, 17 Juni 2019.

    Febri menuturkan setelah OTT Lapas Sukamiskin, KPK dan Ditjen PAS membuat rencana aksi perbaikan lapas. Ada tiga poin rencana perbaikan, salah satunya adalah pemindahan napi koruptor ke Nusakambangan. Menurut rencana itu, seharusnya pemindahan napi koruptor dilakukan pada Juni ini.

    Pemindahan bakal dilakukan dengan berkoordinasi dengan KPK terlebih dahulu. Mekanismenya, Ditjen PAS mengajukan daftar koruptor kategori kelas kakap yang akan dipindahkan. Daftar itu lalu didiskusikan dengan KPK untuk disetujui atau ditolak.

    Febri mengatakan KPK sepakat dengan usulan rencana itu. KPK, kata dia, telah melihat kondisi penjara berkeamanan supermaksimum itu. KPK berharap pemindahan napi koruptor ke Nusakambangan bisa menghindari terulangnya kejadian napi jalan-jalan keluar lapas.

    "Sehingga tak ada lagi narapidana yang ditemukan di toko bangunan atau di rumah makan atau tempat lain," kata Febri menyinggung ulah mantan Ketua DPR Setya Novanto yang kepergok pelesiran ke toko bangunan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.