KPK: Nusakambangan Cocok untuk Cegah Napi Korupsi Jalan-jalan

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru bicara KPK Febri Diansyah menggelar konferensi pers pengembangan kasus suap DPRD Malang di kantornya, Jakarta Selatan pada Selasa, 9 April 2019. TEMPO/Andita Rahma

    Juru bicara KPK Febri Diansyah menggelar konferensi pers pengembangan kasus suap DPRD Malang di kantornya, Jakarta Selatan pada Selasa, 9 April 2019. TEMPO/Andita Rahma

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK meminta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM segera mengirimkan daftar nama napi korupsi yang akan dipindah ke Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan. KPK bilang hal itu adalah salah satu kesepakatan yang diambil setelah operasi tangkap tangan Kepala Lapas Sukamiskin.

    Baca juga: KPK Tagih Rencana Ditjen Pas Pindahkan Koruptor ke Nusakambangan

    "Pertama pengiriman daftar nama narapidana yang nanti akan dipindahkan ke lapas Nusakambangan," kata Juru bicara KPK, Febri Diansyah, di kantornya, Senin, 17 Juni 2019.

    Febri mengatakan pasca-OTT Sukamiskin, KPK dan Ditjen Pemasyarakatan membuat kesepakatan untuk memperbaiki sistem pemasyarakatan. Salah satunya ialah pemindahan napi korupsi ke Nusakambangan. Dalam kesepakatan itu, Ditjen PAS harus menyerahkan daftar nama koruptor kakap yang diusulkan dipindah ke lapas di Cilacap itu. Selanjutnya, usulan itu dibahas bersama KPK untuk disetujui atau ditolak.

    Baca juga: Mulai Tahun Ini, Napi Korupsi Diusahakan Dibui di Nusakambangan

    Febri bilang, KPK sudah mengecek kondisi Lapas Nusakambangan. Menurut KPK, lapas kategori keamanan supermaksimum itu cocok untuk mencegah koruptor jalan-jalan. "Sehingga tak ada lagi narapidana yang ditemukan di toko bangunan atau di rumah makan atau tempat lain," kata Febri menyinggung ulah mantan Ketua DPR Setya Novanto yang kepergok pelesiran ke toko bangunan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bagi-bagi Jatah Menteri di Komposisi Kabinet Jokowi

    Partai koalisi pemerintah membahas komposisi kabinet Jokowi - Ma'ruf. Berikut gambaran komposisi kabinet berdasarkan partai pendukung pasangan itu.