Pemprov Jabar Akan Tata Ulang Alun-alun Karawang

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jabar Ridwan Kamil usai shalat subuh berjamaah bersama ratusan warga Karawang di Masjid Agung Syekh Quro, Karawang, Minggu, 16 Juni 2019.

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil usai shalat subuh berjamaah bersama ratusan warga Karawang di Masjid Agung Syekh Quro, Karawang, Minggu, 16 Juni 2019.

    INFO JABAR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menata ulang alun-alun Karawang agar menjadi menjadi lebih baik. Bahkan, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, terlibat dalam pembuatan desain alun-alun tersebut.

    "Banyak berita baik untuk Karawang, yang paling dekat tentulah penataan alun-alun. Karena itu adalah wajahnya (kota) sebelum ke yang lain," kata Ridwan Kamil usai salat subuh berjemaah bersama ratusan warga Karawang di Masjid Agung Syekh Quro, Karawang, Minggu, 16 Juni 2019.

    Selain itu, di Karawang juga akan dibangun stasiun kereta api cepat Jakarta-Bandung. Pembangunan stasiun tersebut diharapkan bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi Karawang.

    "Kereta cepat akan selesai dua tahun ke depan, di mana salah satu stasiunnya di Karawang. Maka akan ada pusat pertumbuhan baru dan saya sudah arahkan perusahaan teknologi untuk berdiri di situ. Pokoknya, warga Karawang harus menikmatinya," ujarnya.

    Mantan Wali Kota Bandung itu menuturkan, perusahaan teknologi terbesar di dunia, Amazon Web Service, berencana menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membangun data center di tiga tempat, salah satunya Karawang. Nilai investasi setiap daerah mencapai Rp 1 triliun. 
    Oleh karena itu, gubernur minta Pemerintah Kabupaten Karawang menyiapkan sumber daya manusianya.

    "Dalam lima tahun ke depan, Karawang akan mengalami lompatan besar. Karena itu, SDM Karawang harus naik kelas. Saya titip ke Pemkab anak mudanya dilatih. Nanti juga akan dibangun gedung kreatif center," katanya.

    Emil, sapaan akrab Gubernur, mengingatkan bahwa membangun infrastruktur sama pentingnya dengan melaksanakan salat subuh berjemaah, magrib, dan mengaji. "Harus seimbang, itulah mengapa Jabar Juara Lahir Batin," ujarnya.

    Emil pun meminta kepada kepala desa dan camat yang hadir dalam salat subuh berjemaah itu, untuk terus menggelar salat subuh berjemaah secara rutin. "Subuh berjemaah ini juga harus diikuti oleh para camat dan kades," katanya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.