DPP Partai Demokrat Anggap Penurunan Suara Bukan Alasan Gelar KLB

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dewan Pembina Partai Demokrat, Ahmad Mubarok (kiri), Majelis Tinggi Partai Demokrat, Max Sopacua (tengah) dan politikus senior Demokrat saat mendeklarasikan Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat di Restoran Bumbu Desan, Cikini, Jakarta, Kamis, 13 Juni 2019. Deklarasi dilakukan dalam rangka menyikapi hasil perolehan partai dalam pemilu 2019. Tempo/Amston Probel

    Dewan Pembina Partai Demokrat, Ahmad Mubarok (kiri), Majelis Tinggi Partai Demokrat, Max Sopacua (tengah) dan politikus senior Demokrat saat mendeklarasikan Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat di Restoran Bumbu Desan, Cikini, Jakarta, Kamis, 13 Juni 2019. Deklarasi dilakukan dalam rangka menyikapi hasil perolehan partai dalam pemilu 2019. Tempo/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Sjarifuddin Hasan, mengatakan tidak ada alasan mendesak yang membuat partainya harus menyelenggarakan Kongres Luar Biasa (KLB). Karena itu, dia menilai isu KLB yang dilontarkan oleh sejumlah kader senior hanya sebatas wacana.

    Baca: Politikus Senior Partai Demokrat Serukan Kongres Luar Biasa

    "Iya, (harus) sangat mendesak. Nah, ini, kan, tidak ada," kata Sjarifuddin saat dihubungi Tempo, Ahad, 16 Juni 2019.

    Sebelumnya, sejumlah politikus senior Partai Demokrat yang kecewa dengan perolehan suara partai di Pemilihan Umum 2019 yang anjlok menjadi 7,7 persen meminta Dewan Pimpinan Pusat segera menggelar KLB. Dikomandoi oleh anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Max Sopacua, para senior ini juga mendeklarasikan Gerakan Moral Penyelamat Partai Demokrat (GMPPD).

    Menurut Sjarifuddin, perolehan suara yang turun memang menjadi perhatian Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat. Namun bukan berarti harus diatasi dengan mengadakan KLB. "Bahwa itu bahan evaluasi, iya, tapi tidak sampai buat kongres," katanya.

    Baca: Majelis Tinggi Minta Demokrat di Kubu Prabowo Sampai Sidang MK

    Menurut Sjarifuddin, turunnya suara Partai Demokrat menjadi 7,7 persen bukan kesalahan DPP atau perorangan. Ia menjelaskan ada situasi tersendiri yang berakibat pada raihan suara tersebut. "Itu bukan kesalahan DPP atau siapapun. Itu memang kondisinya yang demikian. Kami masih alhamdulillah (dapat) 7,7 persen," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gerhana Bulan Parsial Umbra Terakhir 2019

    Pada Rabu dini hari, 17 Juli 2019, bakal terjadi gerhana bulan sebagian. Peristiwa itu akan menjadi gerhana umbra jadi yang terakhir di tahun 2019.