Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan Methamphetamine

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan  Methamphetamine

    Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan Methamphetamine

    INFO NASIONAL – Bea Cukai menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis Methamphetamine seberat 31 kilogram pada 22 Mei 2019 lalu. Upaya penyelundupan dilakukan dengan modus disembunyikan di dalam ice maker machine yang diimpor dari Malaysia.

    Penindakan kemudian dilanjutkan dengan kerja sama antara Bea Cukai dan Kepolisian Daerah Metro Jaya. Penindakan bermula dari kecurigaan petugas BC Tanjung Priok pada data manifes barang impor asal Malaysia berupa ice maker machine. Atas barang tersebut kemudian dilakukan Hi-Co Scan serta pemeriksaan fisik oleh Customs Narcotics Team (CTU) BC Tanjung Priok dan ditemukan 30 paket narkotika jenis Methamphetamine dengan berat bruto 31 kilogram.

    KPU BC Tanjung Priok kemudian berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah Metro Jaya dan diputuskan untuk melakukan controlled delivery dalam rangka pengungkapan jaringan
    penyelundupan, mengingat modus yang digunakan merupakan modus lama, namun
    muncul kembali. Dari hasil operasi controlled delivery diketahui bahwa pengurus barang bernama DN dan seorang WN Malaysia bernama Ja alias ATTH yang diduga calon penerima barang.

    Operasi dilanjutkan dengan surveilance terhadap DN dan Ja untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Pada Selasa, 28 Mei 2019, DN menuju gudang TPS untuk memindahkan barang menuju ruko di daerah Benda Tangerang, dengan Ja yang berada di sekitar lokasi ruko. Tim kemudian melakukan pengamanan terhadap DN dan Ja serta melakukan pembukaan dan penggeledahan ruko dimaksud. Di dalam ruko ditemukan toolbox diduga akan digunakan pelaku untuk membongkar mesin tersebut.

    Dari hasil interogasi, Ja kemudian mengaku bahwa dia bersama dengan seorang warga Malaysia lain bernama Jo alias MKJ, yang diketahui kemudian akan pergi ke Malaysia melalui Bandara Soekarno-Hatta. Atas informasi tersebut, tim berkoordinasi dengan BC Soekarno-Hatta untuk melacak penerbangan Jo dan akhirnya diamankan di Terminal
    Keberangkatan Internasional Bandara Soekarno-Hatta.

    Atas penindakan tersebut, seluruh barang bukti beserta ketiga tersangka kemudian
    diserahterimakan dan dibawa menuju Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Operasi gabungan penindakan dan pengungkapan jaringan yang dilakukan antara Subdirektorat Narkotika, BC Tanjung Priok, BC Soekarno-Hatta dengan Polda Metro Jaya, menunjukkan koordinasi yang solid di internal Direktorat Jenderal Bea dan
    Cukai serta hubungan eksternal yang erat dengan Kepolisian Republik Indonesia
    khususnya Polda Metro Jaya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.