Bahar bin Smith: Dunia Akhirat Saya Tanggung Jawab

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bahar bin Smith memasuki ruang sidang dengan agenda tuntutan di Pengadilan Negeri Bandung, di Gedung Perpustakaan & Arsip Kota Bandung, Kamis, 13 Juni 2019. jaksa menilai penganiayaan terhadap CAJ (18) dan MKU (17) di Ponpes Tajul Alawiyyin, Kemang, Kabupaten Bogor pada 1 Desember 2018 telah membuat korban luka berat. TEMPO/Prima Mulia

    Bahar bin Smith memasuki ruang sidang dengan agenda tuntutan di Pengadilan Negeri Bandung, di Gedung Perpustakaan & Arsip Kota Bandung, Kamis, 13 Juni 2019. jaksa menilai penganiayaan terhadap CAJ (18) dan MKU (17) di Ponpes Tajul Alawiyyin, Kemang, Kabupaten Bogor pada 1 Desember 2018 telah membuat korban luka berat. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, JakartaBahar bin Smith mengaku bertanggung jawab atas penganiayaan terhadap dua remaja yang telah ia lakukan.

    Baca juga: Eksepsi Ditolak, Kuasa Hukum Bahar bin Smith Ajukan Banding

    "Saya tanggung jawab atas apa yang saya lakukan. Dunia akhirat saya bertanggung jawab," ujar Bahar seusai menjalani sidang beragendakan pembacaan tuntutan oleh jaksa di gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Kamis, 13 Mei 2019.

    Berdasarkan penilaian jaksa, Pimpinan pondok pesantren Tajul Alawiyyin itu terbukti bersalah telah melakukan penganiayaan dan perampasan kemerdekaan terhadap dua remaja bernama Cahya Abdul Jabar dan Muhammad Khoirul Umam Almuzaqi.

    Hal itu diungkapkan jaksa saat membacakan tuntutan di persidangan. "Perbuatan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melawan hukum," kata jaksa penuntut umum Purwanto Joko Irianto dalam persidangan.

    Jaksa kemudian menuntut Bahar dengan pidana 6 tahun penjara serta denda sebesar Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan penjara.

    "Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa habib Assyahid Bahar bin Smith dengan pidana penjara selama 6 tahun dikurangkan selama terdakwa berada dalam tahanan sementara dengan perintah terdakwa tetap ditahan dan denda sebesar Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan," ujarnya.

    Baca juga:  Eksepsi Ditolak, Bahar Bin Smith Terima Putusan Hakim

    Kuasa hukum Bahar, Ichwan Tuankotta memilih untuk mengajukan pledoi alias nota pembelaan terhadap tuntutan yang dilayangkan jaksa penuntut umum tersebut. "Kami tim penasehat hukum akan melakukan nota pembelaan atau pledoi nanti pada satu minggu ke depan," ucap Ichwan.

    Adapun Bahar bin Smith enggan merinci isi nota pembelaan yang akan disampaikan nanti. "Lihat minggu depan," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kawhi Leonard Angkat Toronto Raptors Menjadi Juara NBA 2019

    Toronto Raptors, dimotori oleh Kawhi Leonard, mengalahkan Golden State Warrior dengan skor 114-100 di Oracle Arena, kandang Stephen Curry dan tim.