Moeldoko: Setelah Asal Senjata, Polri Ungkap Dalang Kerusuhan

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (tengah) disaksikan Menko Polhukam Wiranto (kiri) dan Kepala KSP Moeldoko (kanan) menunjukkan barang bukti senjata api saat menyampaikan konferensi pers perkembangan pascakerusuhan di Jakarta dini hari tadi, di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu, 22 Mei 2019. ANTARA

    Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (tengah) disaksikan Menko Polhukam Wiranto (kiri) dan Kepala KSP Moeldoko (kanan) menunjukkan barang bukti senjata api saat menyampaikan konferensi pers perkembangan pascakerusuhan di Jakarta dini hari tadi, di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu, 22 Mei 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta-Kepala Staf Presiden Moeldoko meyakini Polri dapat mengungkap dalang di balik kerusuhan Mei 2019. Pengungkapan yang terjadi belakangan, ia sebut hanya merupakan langkah awal saja.

    "Yang kemarin yang dikenalin lebih dalam adalah bagaimana asal-usul senjata. Selanjutnya nanti akan maju lagi siapa sih sesungguhnya yang berada di balik ini semuanya," kata Moeldoko saat ditemui di Kantor Staf Kepresidenan, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu, 12 Mei 2019.

    Baca Juga: Dugaan Makar, IPW: Polri Segera Tahan Mantan Kapolda Sofyan Jacob

    Ia meminta masyarakat menunggu dan membiarkan Polri bekerja mengungkap kasus tersebut. Menurutnya pengungkapan memang membutuhkan waktu yang lebih panjang. Ia menyebut ada peluang masih ada pelaku lain yang berposisi lebih tinggi dibanding pelaku yang telah ditangkap saat ini. "Ya bisa ada, bisa bagaimana nanti hasil investigasi berikutnya," kata Moeldoko.

    Sebelumnya, Polri telah menetapkan status tersangka pada sejumlah orang yang diduga terlibat dalam kerusuhan. Polri juga menangkap mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus, Soenarko dan eks Kepala Staf Kostrad Kivlan Zen.

    Keduanya dituding merencanakan makar. Sonar terlibat di sisi persiapan senjata api, sedangkan Kivlan dituding memerintahkan pembunuhan terhadap 4 pejabat tinggi negara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.