Saut Situmorang Daftarkan Tiga Nama Pimpinan kepada Pansel KPK

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di kantornya, Jakarta Selatan pada Rabu, 12 Juni 2019. TEMPO/Andita Rahma

    Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di kantornya, Jakarta Selatan pada Rabu, 12 Juni 2019. TEMPO/Andita Rahma

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang akan mengajukan tiga pimpinan untuk kembali mengikuti seleksi calon pimpinan KPK periode 2019-2023 kepada panitia seleksi calon pimpinan atau Pansel KPK. "Saya ajukan lagi tiga orang daftar ulang," kata Saut di kantornya, Jakarta Selatan pada Rabu, 12 Juni 2019.

    Tiga nama yang diajukan itu adalah Basaria Panjaitan, Laode Muhammad Syarif, dan Alexander Marwata. Saut sendiri enggan untuk kembali mencalonkan diri sebagai pimpinan komisi antirasuah itu. "Saya enggak (mau mencalonkan diri lagi). Saya mau main, mau naruh mobil di jalan," ujar Saut sambil tertawa.

    Baca juga: Begini Cara Pansel KPK Jemput Bola Kandidat Berkualitas

    Hari ini, tim Pansel KPK menemui Saut dan kawan-kawan di Gedung KPK. Ketua Pansel KPK Yenti Ganarsih mengatakan selain minta rekam jejak dan meminta masukan para calon yang lain. Ia mempersilakan jika pimpinan KPK yang telah menjabat untuk mencalonkan diri kembali. "Kami mendorong. Bagus, mau dicalonkan," kata Yenti seusai pertemuan.

    Pendaftaran calon pimpinan KPK dibuka pada pekan depan, 17 Juni 2019 hingga 4 Juli 2019. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan sembilan nama Pansel Capim KPK. Pansel Capim KPK 2019-2023 dipimpin Yenti Ganarsih, dosen hukum pidana Universitas Trisakti, Jakarta.

    Baca juga: Wadah Pegawai Minta Presiden Timbang Usulan Rombak Pansel KPK

    Selain menemui pimpinan komisi antirasuah, Pansel KPK juga ke Kejaksaan Agung, Polri, hingga ke delapan daerah. Kunjungan dilakukan mulai hari ini, 12 Juni 2019. “Jam 11 kami bertemu dengan Jaksa Agung, besok dengan Kapolri,” kata Yenti.

    Pansel KPK juga akan bertemu dengan berbagai tokoh masyarakat hingga organisasi masyarakat. Namun, pertemuan itu baru akan dilakukan menjelang akhir masa pendaftaran pada 4 Juli mendatang. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cerita Saksi Soal Kebararan Pabrik Korek Api di Desa Sambirejo

    Inilah cerita saksi tentang kebakaran pabrik korek api gas di Desa Sambirejo, Langkat, Sumatera Utara memakan korban sampai 30 jiwa.