Organisasi Perempuan Terbesar Golkar Tuntut Peran Lebih

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Organisasi perempuan terbesar binaan Partai Golkar, Pengajian Al-hidayah menuntut peran dan keterlibatan lebih dalam kebijakan partai dan keterwakilan dalan struktur Partai dan parlemen.Tuntutan ini disampaikan oleh Dewan Pimpinan Pusat Pengajian Al-Hidayah kepada Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres Selasa (15/4)."Kami meminta Golkar memback-up penuh kami, baik dalam peran dan aktivitas politik maupun sosial," kata Ketua Bidang Ketenagakerjaan DPP Al-Hidayah Harbiyah Shalahuddin. Adapun Ketua Umum Al-Hidayah, Aisyah Hamid Baidlowi, yang merupakan adik kandung Abdurrahman Wahid atau Gus Dur tidak hadir karena ada acara lain.Kehadiran DPP Al-Hidayah ke Kantor Wapres untuk mengundang Jusuf Kalla membuka Rapat Kerja Nasional Pengajian Al-Hidayah yang 32 pada 23 Juni nanti. Al-Hidayah sendiri mengklaim memiliki 32 cabang di Indonesia yang terdiri dari 10 ribu Majelis Ta'lim. Total anggota Al-hidayah sebanyak 7,5 juta."Secara aspirasi, kami adalah bagian Partai Golkar, maka kami meminta peran dan keterlibatan kami di Partai dan parlemen ditingkatkan besaran keterwakilannya," kata Harbiyah.Menurut Harbiyah, sejauh ini, peran perempuan di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) baru sebesar 13 persen. Sedangkan keterwakilan perempuan di parlemen dari Fraksi Golkar baru sebesar 14 persen. "Kami yakin, kalau perempuan tidak banyak dilibatkan tidak ada yang memperjuangkan hak-hak perempuan," kata dia.Menurut Harbiyah, pihaknya menuntuk akses yang luas dalam keterlibatan dan peran politik pemerintah dalam hal kesehatan dan kemiskinan. Karena, kata dia, untuk hal itu akan perempuanlah yang paling sering merasakannya."Pelayanan kesehatan dan pengentasan kemiskinan masih kurang memusakan, maka kami minta aspirasi kami didengar oleh pembuatn kebijakan," kata dia.Menurut Wakil Sekretris Jenderal Al-Hidayah, Ratu Dian, Ketua Umum Partai Golkar akan membahas masukan tersbut ditiingkat partai. Selebihnya, kata dia, Kalla meminta Al-Hidayah membantu pemerintah dalam meningkatkan peran sosial di masyarakat. "Karena dengan terjun langsung, masyarakat akan merasakan manfaat dari adanya Al-Hidayah," kata dia.Anton Aprianto

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.