Ketua DPR: Lebaran Membuat Kubu 01 dan 02 Cair

Reporter:
Editor:

raymundus rikang

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPR Bambang Soesatyo menyambangi rumah Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, 5 Juni 2019. Tempo/Friski Riana

    Ketua DPR Bambang Soesatyo menyambangi rumah Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, 5 Juni 2019. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Bambang Soesatyo senang menyaksikan elite politik dari kedua kubu, baik Joko Widodo maupun Prabowo Subianto, bersilaturahmi pada Idul Fitri 2019. Menurut dia, pertemuan para tokoh itu membuat suasana politik menjadi cair. "Baik 01 dan 02 cair semuanya," ujar Bambang di Jakarta Selatan, pada 5 Juni 2019. 

    Politikus Partai Golkar yang akrab disapa Bamsoet itu mengatakan silaturahmi yang cair terlihat dari kedatangan Komandan Komando Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Edhie Baskoro Yudhoyono ke Istana Negara bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Setelah bertemu Presiden, AHY dan Ibas -- sapaan putra Susilo Bambang Yudhoyono -- mampir ke rumah Megawati Soekarnoputri di Menteng, Jakarta Pusat.

    Bambang berharap keakraban para elite politik pada Lebaran ini bisa bertahan sampai pengumuman hasil sengketa Pemilihan Presiden pada 28 Juni 2019 di Mahkamah Konstitusi. Dia ingin agar tak ada lagi gesekan di antara dua kubu. "Sudah diselesaikan sepanjang dua hari lebaran ini," kata Bambang.

    BACA: Ketua DPR Sebut Kubu Prabowo Terlalu Cepat Menuding Pemilu Curang

    Bambang mengatakan momen Lebaran juga bisa mengingatkan elite politik untuk mengedepankan kepentingan bangsa dan menurunkan tensi politik yang meningkat setelah pengumuman rekapitulasi Pemilu pada 22 Mei lalu. "Supaya tidak ada lagi suhu politik yang tinggi," dia menjelaskan.

    ROSSENO AJI | RKG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.