Setelah Bertemu Jokowi, AHY dan Ibas Berkunjung ke Megawati

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komandan Komando Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono bersama istrinya, Anissa Pohan, dan Edhie Baskoro Yudhoyono menyambangi rumah Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, 5 Juni 2019. Tempo/Friski Riana

    Komandan Komando Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono bersama istrinya, Anissa Pohan, dan Edhie Baskoro Yudhoyono menyambangi rumah Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, 5 Juni 2019. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komando Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY menyambangi rumah Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, pada Rabu, 5 Juni 2019.

    Baca: Hari Pertama Idul Fitri, Rumah Megawati Ramai Didatangi Pejabat

    AHY tiba pukul 12.44 WIB bersama istrinya, Anissa Pohan. Kedatangan AHY kemudian disusul adiknya, Edie Baskoro Yudhoyono atau Ibas bersama istrinya, Siti Ruby Aliya Rajasa. Kedatangan mereka kemudian disambut Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

    AHY datang ke rumah Megawati setelah bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta. Seusai menemui Jokowi, AHY menyampaikan rencananya mendatangi kediaman Mega. "Semoga beliau (Megawati) masih ada di rumahnya," kata AHY.

    Sebelum ke Istana, AHY dan Ibas bersama istri mereka dan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY berziarah ke makam Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

    Baca: Megawati dan SBY Salaman, Demokrat Kenang Harapan Taufiq Kiemas

    Ani Yudhoyono meninggal di National University Hospital, Singapura pada Sabtu, 1 Juni 2019 pukul 11.50 waktu setempat. Selama setidaknya tiga bulan terakhir, Ani menjalani perawatan intensif di rumah sakit tersebut atas penyakit kanker darah yang diidapnya. Ani dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta pada Ahad, 2 Juni 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.