Tak Hadiri Pemakaman Ani Yudhoyono, JK DIrawat karena Sakit Usus

Reporter

Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi pernyataan terkait situasi keamanan pascarekapitulasi hasil pemilihan umum 2019 di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, 22 Mei 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK mengungkapkan tak bisa melayat dan menghadiri pemakaman istri Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono karena menjalani perawatan di rumah sakit.

Baca: Tak Bisa Hadiri Pemakaman Ani Yudhoyono, JK Akan Temui SBY

"Saya 10 hari di rumah sakit karena perawatan usus. Jadi, ada beberapa momen yang saya meminta Ibu (Mufidah, istri JK) mewakili (saya). Wafatnya Ibu Ani, Bu Mufidah hadir," kata JK di rumah dinasnya di Jalan Diponegoro, Jakarta, Selasa, 4 Juni 2019.

Kristiani Herawati atau Ani Yudhoyono meninggal pada Sabtu, 1 Juni 2019, pada pukul 11.50 WIB. Ibu Negara periode 2004-2014 itu meninggal di usia 67 tahun karena penyakit kanker darah yang diidapnya.

JK mengatakan kondisinya saat ini sudah sehat. Namun ia masih menjalani pemulihan di rumah.

Dalam kesempatan itu, JK juga meminta maaf kepada awak media karena tak bisa melakukan wawancara rutin mingguan pada Selasa pekan lalu. "Terima kasih ya Anda datang. Hari ini Selasa, menepati janji. Selasa lalu saya minta maaf," katanya.

Sebelumnya, dalam pemakaman Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada Ahad, 2 Juni 2019, sejumlah pejabat lembaga tinggi, menteri kabinet kerja, sejumlah kepala daerah. Namun, tak tampak sosok JK yang pernah menjadi wakil presiden di era kepemimpinan SBY.

Baca: Lebaran Kali Ini, JK Tidak Gelar Open House

Saat itu, juru bicara wakil presiden Husain Abdullah mengatakan bahwa JK sedang beristirahat. Namun, JK sudah menyampaikan ucapan duka cita secara terbuka dan diwakili istrinya, Mufidah, yang datang ke rumah duka di Cikeas. Husain mengatakan, JK mengikuti dengan seksama prosesi pemakaman Ani melalui siaran langsung di televisi.






5 Fakta di Balik Kemenangan SBY dan JK Pada Pilpres 2004, Memicu Renggang dengan Megawati?

1 hari lalu

5 Fakta di Balik Kemenangan SBY dan JK Pada Pilpres 2004, Memicu Renggang dengan Megawati?

Hari ini, 4 Oktober 2004 diumumkan kemenangan SBY - JK sebagai presiden dan wapres periode 2004 - 2009. Berikut beberapa fakta menariknya.


Di Perpisahan Anies Baswedan, Ridwan Kamil Kritik Ruang Terbuka Jakarta

2 hari lalu

Di Perpisahan Anies Baswedan, Ridwan Kamil Kritik Ruang Terbuka Jakarta

Ridwan Kamil mengkritik perlu lebih banyak ruang terbuka di Jakarta. Kota jangan sebagai titik turunkan orang untuk bekerja lalu kembali ke rumah.


Dino Patti Djalal Tanya Siapa yang Akan Pimpin Indonesia, Peserta Sorak Anies Baswedan

3 hari lalu

Dino Patti Djalal Tanya Siapa yang Akan Pimpin Indonesia, Peserta Sorak Anies Baswedan

Peserta acara Supermentor-27 menyorakkan keinginan mereka agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kelak memimpin Indonesia.


Sambut Anies Baswedan Lengser dari DKI 1, Dino Patti Djalal: Ini Bukan Acara Politik

3 hari lalu

Sambut Anies Baswedan Lengser dari DKI 1, Dino Patti Djalal: Ini Bukan Acara Politik

Foreign Policy Community of Indonesia yang didirkan Dino Patti Djalal gelar perpisahan Anies Baswedan yang segera lengser dari jabatannya.


Dimulai Presiden Soeharto, Berikut Sejarah Pulau Reklamasi DKI Jakarta

5 hari lalu

Dimulai Presiden Soeharto, Berikut Sejarah Pulau Reklamasi DKI Jakarta

Gubernur Anies Baswedan memutuskan mencabut izin pulau reklamasi di Teluk Jakarta. Ia mengeluarkan peraturan gubernur.


Hari Kelahiran Rachmawati Soekarnoputri: Rachma dan Megawati, Adik Kakak Kerap Selisih Jalan

8 hari lalu

Hari Kelahiran Rachmawati Soekarnoputri: Rachma dan Megawati, Adik Kakak Kerap Selisih Jalan

Rachmawati Soekarnoputri kelahiran 27 September 1950. Dalam panggung politik ia kerap tak sepakat dengan Megawati, kakaknya.


Politik dan Bisnis Suharso Monoarfa, Kepala Bappenas yang Ditunjuk Jokowi Jadi Koordinator SDGs 2024

8 hari lalu

Politik dan Bisnis Suharso Monoarfa, Kepala Bappenas yang Ditunjuk Jokowi Jadi Koordinator SDGs 2024

Jokowi menunjuk Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menjadi Koordinator Pelaksana di Dewan Pengarah Nasional SDGs 2024. Ini profil politik dan bisnisnya.


Kenapa Tersangka Korupsi Waskita Beton Mischa Hasnaeni Moein Dijuluki Si Wanita Emas?

11 hari lalu

Kenapa Tersangka Korupsi Waskita Beton Mischa Hasnaeni Moein Dijuluki Si Wanita Emas?

Mischa Hasnaeni Moein ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kprupsi PT Waskita Beton. Kenapa ia dikenal sebagai wanita emas?


PDIP Terus Singgung Pemilu 2009 Curang, Ini Kata Pengamat

11 hari lalu

PDIP Terus Singgung Pemilu 2009 Curang, Ini Kata Pengamat

Pengamat menilai alasan PDIP menganggap Pemilu 2009 diwarnai kecurangan cukup kuat.


Partai Demokrat dan Partai NasDem Ungkap Alasan Belum Umumkan Koalisi

11 hari lalu

Partai Demokrat dan Partai NasDem Ungkap Alasan Belum Umumkan Koalisi

Partai Demokrat dan Partai NasDem menyatakan peluang koalisi mereka segera terbentuk cukup besar.