Lebaran Kali Ini, JK Tidak Gelar Open House

Reporter:
Editor:

Philipus Parera

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla menjelaskan kondisi kesehatannya kepada wartawan di rumah dinasnya di Jalan Diponegoro, Jakarta, 4 Juni 2019. Tempo/Friski Riana

    Wakil Presiden Jusuf Kalla menjelaskan kondisi kesehatannya kepada wartawan di rumah dinasnya di Jalan Diponegoro, Jakarta, 4 Juni 2019. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memastikan tidak akan menggelar open house di rumah dinasnya saat Idul Fitri pada Rabu, 5 Juni 2019. "Saya tidak open house. Tapi bersama-sama dengan Presiden. Karena Presiden minta kami sama-sama saja di Istana. Tidak di rumah," kata JK di rumah dinasnya di Jalan Diponegoro, Jakarta, Selasa, 4 Juni 2019.

    JK mengatakan akan mendampingi Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang akan menggelar open house di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Acara open house Jokowi bagi masyarakat umum dibuka pukul 10.00-12.00 WIB.

    Baca: NU: Idul Fitri Tepat Jadi Momentum Rekonsiliasi Pasca Pemilu

    Presiden Jokowi berencana menggelar open house  di Istana pada hari pertama lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah. Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono memperkirakan sekitar 3 ribu orang bakal datang untuk bersilahturahmi dengan presiden.

    Pihak Istana meminta masyarakat yang ingin datang memperhatikan sejumlah hal agar acara halalbihalal berjalan lancar. Di antaranya, warga diminta untuk lebih dahulu berkumpul di Monumen Nasional atau Monas.

    Baca juga: Ingin Ikut Open House Jokowi di Istana, Perhatikan 3 Hal Ini

    Wakil presiden juga belum memastikan di mana ia akan melaksanakan salat Id. JK mengatakan masih mencari lokasi yang paling baik, namun tak menutup kemungkinan dia Salat Idul Fitri bersama Jokowi yang berencana melakukannya di salah satu masjid kecil di perkampungan Jakarta.

    JK juga mengatakan bahwa ia berencana untuk pulang ke kampung halamannya di Makassar setelah pulih. Politikus Golkar itu baru saja keluar dari rumah sakit setelah menjalani perawatan usus selama 10 hari. JK saat ini masih menjalani pemulihan di rumahnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.