Polri Klaim Kecelakaan di Arus Mudik Tahun Ini Berkurang

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan pemudik antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Cikampek, Jawa Barat, Sabtu 1 Juni 2019. Pada puncak arus mudik lebaran 2019 yang diperkirakan pada H-4 lebaran, sejumlah titik di Tol Jakarta-Cikampek-Cipali mengalami kepadatan volume kendaraan pemudik. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

    Kendaraan pemudik antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Cikampek, Jawa Barat, Sabtu 1 Juni 2019. Pada puncak arus mudik lebaran 2019 yang diperkirakan pada H-4 lebaran, sejumlah titik di Tol Jakarta-Cikampek-Cipali mengalami kepadatan volume kendaraan pemudik. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

    TEMPO.CO, Jakarta - Kecelakaan lalu lintas hingga H-4 selama arus mudik tahun ini diklaim berkurang. “Tahun ini, hingga H-4 jauh lebih menurun,” kata Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Refdi Andri seusai melakukan rapat evaluasi di Gerbang Tol Palimanan, Ahad, 2 Juni 2019.

    Baca juga: Tol Trans Jawa Padat Lagi, One Way Bakal Diperpanjang 400 Km

    Refdi mengatakan, pada 2018 lalu, hingga H-4 angka kecelakaan lalu lintas tercatat sebanyak 152 kasus. Jumlah korban yang meninggal tercatat sebanyak 67 orang. Tapi tahun ini, selama pelaksanaan operasi ketupat lebaran hingga H-4 jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi sebanyak 67 kasus. “Jumlah korban yang meninggal dunia sebanyak 18 orang,” kata Refdi.

    Kebanyakan, kata Refdi, penyebab kecelakaan disebabkan out of control, atau karena lelah dan capek namun mereka tidak memutuskan untuk segera beristirahat. Karena itu, Refdi mengimbau kepada pemudik untuk segera beristirahat di lokasi yang telah disiapkan jika mereka mengalami kelelahan. Tak lupa, Refdi juga mengingatkan agar pemudik menyiapkan baik-baik perjalanan mereka.

    “Siapa pun yang mengemudi, adalah pengemudi yang berkeselamatan,” ungkap Refdi.

    Baca juga: 129 Ribu Lebih Kendaraan Masuk Tol Trans Jawa Via Tol Cikampek

    Tidak hanya itu, kata dia, kendaraan yang digunakan juga harus kendaraan yang berkeselamatan. Karena pemerintah sebenarnya sudah membangun kelengkapan jalan dengan jalan yang berkeselamatan pula untuk digunakan arus mudik.

    "Karena itu, jika semua kondisi dijaga, baik pengemudi, kendaraan hingga ruas jalan yang digunakan, maka pemudik bisa bisa sampai ke kampung halaman dengan selamat," kata Refdi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.