Staf SBY: Ibu Ani Yudhoyono Kembali Kritis. Mohon Doanya

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ani Yudhoyono jatuh sakit sepulang menemani  Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY keliling Indonesia untuk berkampanye. Instagram/@aniyudhoyono

    Ani Yudhoyono jatuh sakit sepulang menemani Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY keliling Indonesia untuk berkampanye. Instagram/@aniyudhoyono

    TEMPO.CO, Jakarta - Kondisi Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono kembali kritis pada Sabtu, 1 Juni 2019 siang.

    Baca: Partai Demokrat Bantah Kabar Ani Yudhoyono Wafat

    "Ibu Ani kembali kritis. Mohon doanya para sahabat," kata staf pribadi Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ossy kepada wartawan yang menunggu di National University Hospital Singapura pada Sabtu, 1 Juni 2019.

    Sementara itu, Andi Mallarangeng bersama Wakil Sekjen Partai Demokrat, Renanda Bachar terlihat datang menjenguk Ani Yudhoyono di NUH.

    Dalam kesempatan itu, Andi mengakui kondisi kesehatan Ani Yudhoyono terus menurun, meski ada tanda-tanda perbaikan. "Pagi hari ini Ibu Ani masih di ICU dan ditangani tim dokter dari Singapura dan kepresidenan," kata dia.

    Selama menjalani pengobatan untuk penyakit kanker darah, kondisi Ani Yudhoyono naik dan turun. Menurut Andi, hal itu biasa untuk penanganan kanker dengan penanganan melalui kemoterapi.

    Baca: Hatta Rajasa Minta Masyarakat Doa Kesehatan Ani Yudhoyono di ICU

    "Siapa pun yang pernah kanker pasti juga pernah mengalami 'up and down' saat kemoterapi," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.