Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Jokowi Pakai Baju Adat Jawa

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi, menjadi inspektur upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, 1 Juni 2019. Tempo/Friski Riana

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi, menjadi inspektur upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, 1 Juni 2019. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjadi inspektur upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Sabtu, 1 Juni 2019.

    Baca: 1 Juni, Jejak Hari Lahir Pancasila yang Pernah Digugat

    Dalam kegiatan itu, Jokowi beserta sejumlah pejabat kementerian dan lembaga mengenakan pakaian adat. Jokowi memakai baju adat Jawa. Menteri Sekretaris Negara Pratikno juga memakai baju adat Jawa, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengenakan pakaian adat Sumatera Utara.

    Sedangkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin mengenakan peci khas Bugis. Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono mengenakan baju adat Betawi.

    Acara pun dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian, Komandan Upacara Komisaris Besar Polisi Indra Irianto menyampaikan laporan bahwa upacara Hari Lahir Pancasila siap dilaksanakan. "Laksanakan," jawab Jokowi yang dilanjutkan dengan sesi mengheningkan cipta.

    Ketua Majelis Permusyaratan Rakyat Zulkifli Hasan yang ikut hadir dalam upacara, turut membacakan teks Pancasila. Adapun pembacaan pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dilakukan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Bambang Soesatyo. Selanjutnya, Jokowi membacakan amanat.

    Baca: ASN Upacara HUT Pancasila Saat Mudik, Korpri Minta Keringanan

    Para pejabat yang hadir dalam upacara di antaranya Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno, dan Wakil Presiden ke-11 Boediono. Selain itu, para pemuka agama juga ikut hadir dengan seragamnya masing-masing.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.