H-4 Lebaran Ada Gelombang Tinggi di Laut Jawa, Kapal Agar Waspada

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pemudik berjalan menuju kapal laut KM Dobonsolo di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis, 30 Mei 2019. Kementrian Perhubungan bekerja sama dengan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero)  menggelar mudik gratis tujuan Semarang dengan menggunakan kapal laut untuk 7.500 sepeda motor dan 2015 penumpang mudik lebaran 2019 hingga 3 Juni mendatang.  ANTARA

    Sejumlah pemudik berjalan menuju kapal laut KM Dobonsolo di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis, 30 Mei 2019. Kementrian Perhubungan bekerja sama dengan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) menggelar mudik gratis tujuan Semarang dengan menggunakan kapal laut untuk 7.500 sepeda motor dan 2015 penumpang mudik lebaran 2019 hingga 3 Juni mendatang. ANTARA

    TEMPO.CO, Balikpapan -Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Balikpapan melaporkan gelombang tinggi 2,5 meter akan terjadi di Laut Jawa dari biasa 2 meter.

    Gelombang setinggi 2,5 meter itu juga akan terjadi di sepanjang alur pelayaran kapal dari Balikpapan ke Surabaya, terutama setelah lepas dari perairan Pulau Laut di tenggara Kalimantan Selatan. “Semua yang berkepentingan hendaknya berhati-hati,” kata Kepala BMKG Balikpapan Ibnu Sulistyono, Jumat, 31 Mei 2019.

    Baca juga : BMKG: Gelombang Tinggi 6 Meter di Selatan Jawa, Hati-hati Berenang

    Gelombang tinggi tersebut disebabkan angin kencang dan hujan yang menjadi trend cuaca sementara ini.

    Bahkan, kata Sulistyono, kapal-kapal penumpang Pelni yang tinggi lambungnya hingga 10 meter lebih dari permukaan air pun tetap harus berhati-hati.

    “Penumpang, terutama di dek bawah mungkin sekali menerima goyangan lebih besar,” kata Hasan, pemudik ke Surabaya yang biasa naik kapal laut. Dia menambahkan bagi yang tidak biasa, bisa membuat pusing dan mual, hingga muntah-muntah.

    Kapal-kapal fery yang biasa mengangkut truk berisi berbagai kebutuhan pokok dari Surabaya juga mengindahkan peringatan BMKG ini, yang biasa direspon dengan mengurangi kecepatan kapal.

    Selain di Laut Jawa, gelombang setinggi 2,5 meter juga terjadi di pertemuan Selat Makassar dengan Laut Jawa, yang ditandai dengan Pulau Laut.

    “Tapi Selat Makassar bagian tengah dan bagian selatan tinggi rata-rata gelombang di bawah 2 meter, yang normal terjadi di situ,” kata Sulistyono.

    Baca juga : BMKG: Potensi Gelombang Tinggi 6 Meter di Pantai Selatan Jateng

    Sampai dengan hari Lebaran nanti, setiap hari selalu ada kapal penumpang dari Balikpapan dengan berbagai tujuan. Sabtu, 1 Juni 2019 misalnya, ada KM Bukit Siguntang menuju Pare-pare, Makassar, Maumere, Loweleba, dan Kupang.

    KM Lambelu berangkat pukul 09.00 ke Tarakan, Nunukan, dan Pantoloan. Adapun KM Labobar yang harus melewati gelombang tinggi Laut Jawa, pada tanggal 30 Mei lalu mengangkut ribuan pemudik yang dibayari BUMN, sudah akan merapat lagi pada pukul 01.00 dinihari, untuk berangkat pukul 03.00 kembali ke Surabaya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.