Ryamizard Bilang Tak Ada Negosiasi Bila Dirinya Turun Tangan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu berbicara kepada awak media dalam acara refleksi dan laporan akhir tahun 2018 Kementerian Pertahanan di kawasan Imam Bonjol, Jakarta, Kamis, 27 Desember 2018. Tempo/Syafiul Hadi

    Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu berbicara kepada awak media dalam acara refleksi dan laporan akhir tahun 2018 Kementerian Pertahanan di kawasan Imam Bonjol, Jakarta, Kamis, 27 Desember 2018. Tempo/Syafiul Hadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menganggap kericuhan setelah Pemilihan Presiden 2019 masih problem ketertiban sosial yang bisa ditangani kepolisian. Namun, ia meminta kondisi itu tidak meningkat menjadi gangguan kedaulatan negara. Ia mengancam akan turun tangan dan tidak memberikan ruang untuk negosiasi.

    Baca: Ryamizard: Saya Beroperasi dengan Mereka, Enggak Ada Bunuh-bunuh

    "Kalau sudah ke sana, kemudian mengganggu keselamatan bangsa, saya harus turun tangan. Ingat, tidak ada negosiasi," kata Ryaizard di kantornya, Jakarta, Kamis, 30 Mei 2019. Dia melanjutkan: "Kalau saya sudah bicara tidak ada lagi negosiasi, tidak ada lagi berunding-berunding."

    Ryamizard menganggap pemilu itu pesta demokrasi. Dan yang namanya pesta selalu diakhiri dengan bersalaman. Bila ada yang tidak puas dengan hasil pemilu, kata dia, itu hal biasa.

    Dia meminta pihak yang tidak puas untuk menempuh mekanisme yang sudah disediakan, seperti lewat Badan Pengawas Pemilu. "Tinggal mana yang tidak benar ditunjukan lewat data," kata dia.

    Baca: Ryamizard Mengaku Sedih Senior dan Juniornya Terjerat Kasus Makar

    Dia mengatakan kepolisian sudah bersikap baik dalam menangani kerusuhan yang muncul terkait hasil pilpres. Tapi, kata dia, polisi juga sudah capek dan sudah banyak jatuh korban. Karena itu, dia mengajak semua pihak untuk tidak melakukan kerusakan. Sebab, yang merasakan dampaknya adalah rakyat. "Harapan saya tak ada lagi begitu, kalau TNI, Alat pertahanan negara turun, ingat tak ada lagi negosiasi," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.