Sambut Lebaran 2019, Jokowi Rapikan Rambut ke Pencukur Langganan

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kanan) berbincang dengan pemenang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional Ke-7 di Turki, Syamsuri Firdaus (tengah) dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 28 Mei 2019. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    Presiden Jokowi (kanan) berbincang dengan pemenang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional Ke-7 di Turki, Syamsuri Firdaus (tengah) dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 28 Mei 2019. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memanfaatkan hari libur Kenaikan Isa Almasih 2019 untuk mempersiapkan diri menyambut Idul Fitri 1440 Hijriah. Ia merapikan rambutnya.

    Dalam akun Instagramnya, Jokowi mengunggah video saat ia sedang cukur rambut di kediamannya di Istana Bogor, Jawa Barat.  "Nih, apa, cukur rambut mau lebaran. Rapihin rambut mau lebaran," kata Jokowi, Kamis, 30 Mei 2019.

    Baca juga: Moeldoko Bilang Pengamanan Jokowi Ditingkatkan

    Dalam video itu Jokowi tampak duduk di ruang tamu dan menghadap cermin. Ia sedang dilayani oleh tukang cukur bernama Jumadi dari barber shop The Paragina.

    "Terima kasih, Mas Jum," ucap Jokowi.
    "Sama-sama, Pak. Semoga cocok. Kalau ingin dicukur datang saja ke counter kami. Namanya Paragina, Jalan Sancang Nomor 7, samping Bakso Pakde Jangkung, Bogor Utara. Entar jangan lupa ditunggu kedatangannya," kata Jumadi.

    Baca juga: Menlu: 40 Negara Mengucapkan Selamat pada Presiden Jokowi

    Ini bukan kali pertama Jokowi menggunakan jasa Jumadi. Pada 14 Januari 2017, Jokowi pernah dicukur oleh Jumadi. Jokowi bersama putranya, Kaesang Pangarep mendadak datang ke tempat Jumadi bekerja, saat itu di Hunky Dory Barber.

    Waktu itu Jumadi memotong rambut Jokowi dengan model classic cut. Tarif yang dikenakan kepada Jokowi sama seperti pelanggan lain, yaitu Rp 60 ribu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Diduga Ada Enam Perkara Di Balik Teror Terhadap Novel Baswedan

    Tim gabungan kepolisian menyebutkan enam perkara yang ditengarai menjadi motif teror terhadap Penyidik KPK Novel Baswedan.