PBNU Merasa Kehilangan atas Meninggalnya Tolchah Hasan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tolchah Hasan. wikipedia.org

    Tolchah Hasan. wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Pengurus Harian Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Robikin Emhas menyatakan pihaknya merasa kehilangan atas meninggalnya mantan Menteri Agama era Gus Dur, Tolchah Hasan. Tolchah yang meninggal pada Rabu, 29 Mei 2019, tercatat menjadi mustasyar masa khidmat PBNU 2015-2010.

    Baca: Tolchah Hasan, Menteri Agama Era Gus Dur, Wafat

    “Kami di PBNU dan segenap warga NU sangat kehilangan sosok panutan,” ucap Robikin Emhas saat dihubungi Rabu 29 Mei 2019. “Semoga keluarga dan kita dapat menjadi penerus cita-cita dan perjuangan beliau.”

    Tolchah Hasan meninggal sekitar pukul 14.10 di Rumah Sakit Saiful Anwar, Malang. Ia dikabarkan meninggal karena sakit, dan usianya yang sepuh.

    “Beliau sakit. Sudah sepuh. Kelahiran tahun 1936,” ujar Robikin. Dia menyatakan duka cita dan mendoakan agar amal ibadah Tholchah Hasan diterima, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

    Baca: NU Dikritik Terlalu Politis, Ma'ruf Amin: Dulu Gus Dur Presiden

    Tholchah Hasan adalah politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa. Ia mendapatkan gelar sarjana dari Universitas Merdeka Malang. Sebelum ditunjuk menjadi menteri, ia pun sempat menjabat sebagai rektor di almamaternya hingga 1998.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.