Kasus Suap Meikarta, Bupati Bekasi Divonis 6 Tahun Bui

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Bekasi non aktif Neneng Hasanah Yasin dan beberapa pejabat tinggi daerah Bekasi mengikutii sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu, 8 Mei 2019. Neneng dan pejabat lainnya didakwa menerima suap proyek Meikarta sebesar Rp 18 miliar dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun. TEMPO/Prima Mulia

    Bupati Bekasi non aktif Neneng Hasanah Yasin dan beberapa pejabat tinggi daerah Bekasi mengikutii sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu, 8 Mei 2019. Neneng dan pejabat lainnya didakwa menerima suap proyek Meikarta sebesar Rp 18 miliar dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung menjatuhi hukuman penjara selama 6 tahun kepada Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin. Neneng terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dengan menerima suap dari pengembang proyek Meikarta.

    Baca: Jaksa: Suap Meikarta buat Bupati Bekasi Terkait Izin Kedaluwarsa

    “Mengadili terdakwa Neneng Hasanah Yasin dengan hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp 250 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti kurungan 4 bulan penjara,” ujar Ketua Majelis Hakim Tardi saat membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Bandung, Rabu, 29 Mei 2019.

    Majelis hakim menilai terdakwa Neneng terbukti melanggar Pasal 12 huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP. Neneng terbukti bersalah menerima suap Rp10,630 miliar dan SG$90 ribu terkait proyek perizinan Meikarta di Cikarang Selatan.

    Selain dijatuhi hukuman penjara, hak politik Neneng untuk dipilih pun dicabut oleh majelis hakim. Hal tersebut sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum yang menuntut hak politik Neneng untuk dipilih dicabut. “Pidana tambahan pencabutan hak dipilih selama 5 tahun terhitung terdakwa menjalankan pidana pokoknya,” ujar hakim.

    Baca: Jalani Persidangan Suap Meikarta, Bupati Neneng Izin Bersalin

    Hakim juga memvonis empat anak buah Neneng di Pemkab Bekasi. Keempatnya ialah Jamaludin selaku Kepala Dinas PUPR Pemkab Bekasi, Dewi Tisnawati sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu/PMPTSP Pemkab Bekasi, Sahat Maju Banjarnahor adalah Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi, dan Neneng Rahmi Nurlaili menjabat Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Pemkab Bekasi. “Masing-masing mendapat hukuman penjara 4 tahun 6 bulan dan denda Rp 200 juta,” katanya.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.