Menteri Yasonna Kecewa Pejabat Imigrasi NTB Ditangkap KPK

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna H. Laoly. Dok.TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna H. Laoly. Dok.TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly disebut kecewa dengan pejabat Kantor Imigrasi Klas I Mataram, Kurniadie, yang ditangkap dan dijadikan tersangka kasus suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.

    BacaKPK Dikabarkan Tangkap Tangan Pegawai Imigrasi di NTB 

    Menurut Inspektur Jenderal Kemenkumham Jhoni Ginting, Yasonna telah memerintahkan Direktorat Jenderal Imigrasi untuk menguatkan integritas jajarannya. "Ini sangat mengecewakan, terutama bagi Pak Laoly," kata Jhoni Ginting di Gedung KPK, Jakarta, pada Selasa, 28 Mei 2019.

    Jhoni mengatakan Kemenkumham menghormati proses hukum di KPK. Pemimpin Kemenkumham pun tidak akan memberikan toleransi terhadap perbuatan melanggar hukum dan indisipliner lainnya.

    Baca jugaKasus Suap PLTU Riau-1: KPK Resmi Tahan Sofyan Basir 

    KPK menetapkan Kurniadie dan Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Kantor Imigrasi Klas I Mataram, Yusriansyah Fazrin, sebagai tersangka suap Rp 1,2 miliar dari Direktur PT Wisata Bahagia, Liliana Hidayat. KPK menduga Liliana menyuap Kurniadie dan Yusriansyah untuk membebaskan dua warga negara asing yang menjadi tersangka kasus penyalahgunaan visa turis.

    AJI NUGROHO


  • KPK
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.