Dahnil Anzar Bakal Penuhi Panggilan Polda Sumut di Kasus Makar

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru bicara Badan Pemenangan Nasional pasangan calon presiden nomor urut 02, Dahnil Anzar mengacungkan salam dua jari sebelum menjadi saksi dalam persidangan Ratna Sarampaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis 11 April 2019 /TEMPO-TAUFIQ SIDDIQ

    Juru bicara Badan Pemenangan Nasional pasangan calon presiden nomor urut 02, Dahnil Anzar mengacungkan salam dua jari sebelum menjadi saksi dalam persidangan Ratna Sarampaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis 11 April 2019 /TEMPO-TAUFIQ SIDDIQ

    TEMPO.CO, Jakarta - Beredar surat panggilan dari Polda Sumatera Utara kepada juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, atas kasus makar. Melalui video, Dahnil menyatakan siap memenuhi panggilan kepolisian.

    Baca: Dahnil Anzar Mengaku Akun Twitter-nya Diretas

    “Saya akan memenuhi panggilan bila kemudian itu tepat waktunya, kami bisa punya kesempatan membaca dan kemudian bisa berangkat,” ujar Dahnil dalam video yang ia kirim kepada Tempo, Selasa 28 Mei 2019.

    Pada surat tersebut, Dahnil dilaporkan oleh Fauzi Ramadhan Singarimbun. Dalam surat tersebut tertera Dahnil diundang hadir ke Polda Sumatera Utara, Jalan Sisingamangaraja, Medan, pada Selasa 28 Mei 2019, pukul 10.00 WIB.

    Namun, menurut Dahnil, ia belum membaca dan belum melihat secara fisik surat tersebut. Kendati demikian ia sudah mengetahui perihal surat tersebut, karena sudah banyak beredar di sosial media. Menurut Dahnil surat tersebut dikirimkan ke alamat rumahnya di Tangerang.

    “Tapi terkait dengan waktunya saya belum bisa memenuhi panggilan tersebut dan Insya Allah kalau pihak kepolisian butuh bantuan saya sebagai saksi saya akan hadir,” ujar dia.

    Baca: Dahnil Klaim Banyak Tawaran Jabatan ke Prabowo - Sandiaga

    Beberapa orang pendukung Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Pilpres 2019, ditetapkan sebagai tersangka kasus makar. Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zein resmi ditetapkan tersangka kasus dugaan penyebaran berita bohong dan makar oleh polisi pada 27 Mei 2019 dan akan diperiksa besok Rabu 29 2019.

    Sebelumnya politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Eggi Sudjana, juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Lieus Sungkharisma, sudah menjadi tersangka atas kasus yang sama.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.