Jokowi Cocok dengan Bahlil Lahadalia, Ini Kata Pengamat

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kanan) didampingi Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Bahlil Lahadalia (kedua kanan) memukul bedug saat Silaturahmi Nasional dan Buka Bersama HIPMI di Jakarta, Ahad, 26 Mei 2019. Hadiri dalam acara tersebut Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Rosan Roeslani serta para ketua HIPMI daerah. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Presiden Jokowi (kanan) didampingi Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Bahlil Lahadalia (kedua kanan) memukul bedug saat Silaturahmi Nasional dan Buka Bersama HIPMI di Jakarta, Ahad, 26 Mei 2019. Hadiri dalam acara tersebut Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Rosan Roeslani serta para ketua HIPMI daerah. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat komunikasi politik nasional, Emrus Sihombing, sepakat dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang  menilai sosok Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Bahlil Lahadalia cocok menjadi menteri. "Dia orang hebat dan berani. Bukan kah kepemimpinan diperlukan keberanian?" kata Emrus kepada Tempo, Senin, 27 Mei 2019.

    Emrus mengatakan, Bahlil adalah pengusaha yang memulai kariernya dari bawah. Dengan menjabat Ketua HIPMI, Bahlil telah membuktikan kemampuan kewirausahaannya. Emrus juga menilai ada sejumlah keuntungan jika menjadikan Bahlil, maupun profesional dari kalangan generasi muda menjadi menteri Jokowi.

    Baca juga: Jokowi Sebut Ketua Umum HIPMI Bahlil Lahadalia Cocok jadi Menteri

    Ia menilai generasi muda dari profesional tidak punya utang politik dan bukan bagian dari partai politik. “Sangat tepat mereka-mereka ini didudukkan dalam kabinet."

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut figur Bahlil Lahadalia cocok menjadi menteri. "Dilihat dari samping, dilihat dari atas sampai bawah, cocok jadi menteri. Pinter membawa suasana," kata Jokowi saat berbuka puasa bersama HIPMI, pada Ahad, 26 Mei 2019.

    Baca juga: Hipmi Undang Jokowi dan Sandiaga Buka Bersama Besok Sore

    Menurut Jokowi, Bahlil Lahadalia memiliki kapabilitas manajerial dan kemampuan eksekusi yang baik. "Jadi kalau terpilih, ya, enggak usah kaget."

    Emrus mengatakan sudah saatnya kepemimpinan Jokowi di periode kedua ini tak memiliki beban politik. Sehingga, ia menilai Jokowi bisa membentuk zaken kabinet atau diisi dengan orang-orang yang ahli, namun kombinasi yaitu bisa dari partai atau nonpartai.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wacana Liberalisasi Penerbangan, Pemerintah Undang Maskapai Asing

    Pemerintah membuka wacana liberalisasi penerbangan dengan mengundang maskapai asing untuk mengoperasikan rute domestik demi memperketat kompetisi.