Ingat Dolly, Berikut Rencana Tri Rismaharini dalam Waktu Dekat

Reporter:
Editor:

Elik Susanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. TEMPO/Fajar Januarta

    Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya segera membangun sentra batu akik dan pasar burung di bekas lokalisasi Dolly, yang berada di kawasan Jarak, Pasar Kembang ini. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, mengatakan tempatnya sudah disiapkan.

    Baca Juga: Tekad Risma Mengubah Kawasan Prostitusi Dolly

    Menurut Risma, rencana itu bagian dari lanjutan menata kawasan yang dulu tempat prostitusi tersebut. "Ini permintaan warga, jadi saya mengikuti maunya warga, sehingga saya berharap fasilitas itu nantinya bisa dimanfaatkan dengan baik," kata Risma pada Senin, 27 Mei 2019.

    Risma mengaku bersyukur karena warga eks lokalisasi yang sudah dilatih wirausaha cepat paham dan tanggap untuk mengubah kehidupannya menjadi lebih baik.

    "Bagi Allah, tidak ada yang tidak mungkin asalkan kita mau. Saya yakin bisa, memang prosesnya tidak mudah, tapi bukan tidak mungkin," kata Risma.

    Oleh karena itu, dia mengajak warg Dolly menyongsong masa depan dengan optimistis, terutama generasi mudanya. Risma juga mengajak warga untuk mensyukuri apapun yang telah diberikan oleh Tuhan.

    "Apa yang diberikan oleh Tuhan, mari kita syukuri. Insya Allah kalau kita benar-benar ikhlas, tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan. Semoga anak-anak Surabaya semakin sukses," katanya.

    Risma lantas mengisahkan ketika pertama kali mempersiapkan penutupan lokalisasi tersebut. Menurut dia, tidak ada tujuan dan keinginan sedikitpun untuk membuat warga Dolly menderita.

    Sebagai wali kota, Risma mengaku justru ingin menyelamatkan anak-anak dari lingkungan prostitusi. Dia prihatin karena sampai ada yang menyampaikan bahwa anak-anak Dolly tidak diterima bekerja di mana pun karena alamat rumahnya di kawasan pelacuran.

    Untuk itu, Pemerintah Kota  Surabaya menyiapkan berbagai beasiswa yang bisa digunakan anak-anak eks lokalisasi. Di antaranya beasiswa kuliah di Universitas Airlangga (Unair) dan Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Surabaya. Saat menempuh pendidikan itu, para penerima beasiswa akan diberi uang saku hingga lulus.

    "Nantinya, setelah mereka lulus akan langsung mendapatkan pekerjaan. Mereka yang sudah lulus dan sudah bekerja seperti di Garuda, itu pendapatannya lumayan. Saya juga akan memprioritaskan anak-anak eks lokalisasi untuk mendapatkan beasiswa ini. Jadi, manfaatkan itu dengan baik," pesan Risma.

    Begitu perhatiannya, pada Minggu, 26 Mei 2019, Risma berbuka puasa bersama dengan 104 anak yatim dan para lansia di Dolly.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.