Penasihat KPK Maju Jadi Calon Pimpinan KPK 2019-2023

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo KPK. Dok Tempo

    Logo KPK. Dok Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, Budi Santoso, mengatakan bakal ada Penasihat KPK yang mengikuti calon Pimpinan periode 2019-2023.

    "Mungkin salah satu atau salah dua dari Penasihat akan daftar ya, jadi calon pimpinan," ujar Budi di kantornya, Jakarta Selatan, pada Jumat, 24 Mei 2019. "Yang jelas bukan saya."

    BacaEks Pimpinan KPK Masuk Tim Hukum Prabowo Gugat Pilpres ke MK

    KPK memiliki tiga Penasihat, yakni Budi, M. TSani Annafari, dan Sarwono Sutikno. Presiden Joko Widodo telah menetapkan Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK pada 17 Mei 2019. Pansel bekerja memilih Calon Pimpinan KPK 2019-2023 sejak Keputusan Presiden tersebut ditetapkan.

    Budi menyatakan tak ikut mendaftar karena ia ingin menyelesaikan pekerjaannya hingga 2021. Dia juga berharap dari lima Pimpinan KPK saat ini, yakni Agus Rahardjo, Laode M. Syarif, Saut Situmorang, Basaria Panjaitan, dan Alexander Marwata, ada yang kembali menjadi kandidat Pimpinan KPK. Namun, Budi tak melihat ada peluang besar bagi Pimpinan KPK saat ini lolos seleksi jika mendaftar kembali jika melihat kebiasaan.

    Baca jugaPresiden Jokowi Tetapkan 9 Anggota Pansel Calon Pimpinan KPK 

    "Karena di periode sebelumnya pun Pimpinan KPK yang daftar hanya sampai di DPR, dan enggak lolos. Kemungkinan itu bisa terulang," ucapnya.

    ANDITA RAHMA | M. ROSSENO AJI | IMAM SUKAMTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.