Jokowi Yakin MK Putus Sengketa Pilpres Sesuai Fakta

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo alias Jokowi (kanan) memberi ucapan kepada Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letnan Jenderal TNI (Purn) Hinsa Siburian usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2019. Hinsa Siburian menggantikan posisi Djoko Setiadi yang menjabat sejak 3 Januari 2018 lalu. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Presiden Joko Widodo alias Jokowi (kanan) memberi ucapan kepada Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letnan Jenderal TNI (Purn) Hinsa Siburian usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2019. Hinsa Siburian menggantikan posisi Djoko Setiadi yang menjabat sejak 3 Januari 2018 lalu. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meyakini hakim Mahkamah Konstitusi (MK) akan memutuskan perkara sengketa Pemilu 2019 sesuai fakta. "Saya meyakini bahwa hakim-hakim di MK akan memutuskan sesuai dengan fakta-fakta yang ada," kata Jokowi dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 22 Mei 2019.

    Baca: Jokowi Tidak Akan Beri Toleransi Pelaku Kerusuhan yang Ancam NKRI

    Jokowi mengatakan ia menghargai langkah pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, untuk membawa sengketa hasil rekapitulasi pemilihan presiden ke MK.

    Menurut Jokowi, pemilu merupakan sebuah ajang dari perjalanan negara Indonesia yang masih panjang. Negara, kata dia, menyediakan ruang bagi pihak yang memiliki perselisihan atau sengketa hasil Pemilu untuk diselesaikan melalui MK.

    "Dan sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, saya mempunyai kewajiban menjaga stabilitas politik dan keamanan," ujarnya.

    Kubu pasangan calon Prabowo Subianto - Sandiaga Uno memutuskan menggugat hasil pemilihan presiden 2019 ke Mahkamah Konstitusi. Padahal, mereka sebelumnya menyatakan tidak akan menggugat ke MK karena merasa tidak berguna.

    Pasangan calon presiden-wakil presiden memiliki waktu tiga hari setelah penetapan rekapitulasi hasil perhitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum pada Selasa dini hari, 21 Mei 2019.

    KPU telah merampungkan rekapitulasi perhitungan suara Pemilu 2019. Untuk pemilihan presiden, pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo - Ma'ruf Amin mendapat 85.607.362 suara atau sebesar 55,50 persen.

    Baca: Soal Bertemu Prabowo, Jokowi: Saya Sudah Berinisiatif Sejak Awal

    Adapun pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Salahuddin Uno mendapat 68.650.239 suara atau sebesar 44,50 persen. Total jumlah sah pada pemilu 2019 mencapai 154.257.601.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cerita Saksi Soal Kebararan Pabrik Korek Api di Desa Sambirejo

    Inilah cerita saksi tentang kebakaran pabrik korek api gas di Desa Sambirejo, Langkat, Sumatera Utara memakan korban sampai 30 jiwa.