Ketua MPR Menerima Hasil Perhitungan KPU

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menerima hasil perhitungan suara KPU

    Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menerima hasil perhitungan suara KPU

    INFO NASIONAL - Selaku Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan menegaskan jika dirinya mengakui hasil resmi pengumuman rekapitulasi penghitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Keputusan menerima hasil pemilihan umum sudah dilakukan dengan menandatangani berita acara, tapi dengan catatan.

    Alasannya, sempat menunda menandatangani lantaran masih ada kesalahpahaman hasil perolehan suara di lima daerah pemilihan (dapil). Persoalan perhitungan suara di lima dapil itu akan disampaikannya ke Mahkamah Konstitusi (MK), dua di antaranya Sulawesi Utara dan Jawa Tengah.

    “PAN sudah menandatangani rekapitulasi hasil perhitungan suara KPU. Jadi tidak ada lagi berita simpang siur. Kami mengakui hasil penghitungan suara yang dilakukan KPU. Kami mengakui kemenangan Pak Jokowi, Pileg, dan DPD,” kata Zulkifli di Gedung DPR, Selasa, 21 Mei 2019.

    Zulkifli akan menuruti perintah konstitusi dengan melakukan gugatan ke MK jika menemukan dugaan kecurangan. MK, kata dia, adalah institusi politik yang sah dan resmi diakui undang-undang untuk mengurusi serta menyelesaikan sengketa pemilu.

    Karena itu, dalam gugatan, semua pihak dapat menyampaikan bukti-bukti juga data-data telah terjadi kecurangan. Semua pihak, baik itu koalisi partai yang tergabung dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) maupun Tim Kampanye Nasional (TKN), dapat menyampaikan argumentasi, data dalam sidang terbuka MK yang bisa disaksikan publik.

    “Di situ, bisa bertarung, di dalam gedung bertarungnya, bertarung data. Silakan BPN dan TKN sampaikan temuannya. Segala macam temuannya bisa dibuka di situ bila perlu siaran langsung biar publik juga bisa menilai. Itulah koridor sesuai dengan undang-undang,” ucapnya.

    Mengenai isu akan digelarnya sejumlah aksi protes dan demonstrasi menolak hasil pemilu, Zulkifli mengimbau agar aksi demonstrasi tetap dilakukan dengan damai. Dia berharap momentum pemilu setiap lima tahun ini tetap memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

    “Karena itu, mari kita selesaikan semua sesuai dengan aturan yang ada, diselesaikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan konstitusi kita,” ujarnya.

    Tahapan akhir Pemilu 2019 telah selesai ditandai dengan diumumkannya hasil rekapitulasi suara oleh KPU pada Selasa dinihari, 21 Mei 2019. Dari hasil penghitungan, pasangan Joko
    Widodo-KH Maruf Amin berhasil memenangkan Pilres 2019 dengan perolehan suara 85.607.362  juta atau 55,50 persen, sedangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperoleh
    68.650.239 juta suara atau 44,50 persen. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.