Jelang Empat Sidang Penting, Biro Humas MPR Gelar Media Expert Meeting

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Biro Humas MPR menggelar acara Media Expert Meeting yang dikemas dengan Buka Puasa Bersama dengan puluhan perwakilan media, Jakarta, Senin, 20 Mei 2019. (dok MPR RI)

    Biro Humas MPR menggelar acara Media Expert Meeting yang dikemas dengan Buka Puasa Bersama dengan puluhan perwakilan media, Jakarta, Senin, 20 Mei 2019. (dok MPR RI)

    INFO NASIONAL-- Kepala Subbagian Pemberitaan dan Layanan Informasi Setjen MPR, Budi Muliawan, mengatakan banyak hal yang perlu dikomunikasikan antara Biro Humas MPR dengan media massa terkait pelaksanaan sidang-sidang penting MPR tahun ini. Dipaparkan, MPR pada Agustus akan menggelar Sidang Tahunan yang direncanakan pada pertengahan Agustus 2019. Selanjutnya di akhir September, MPR akan menggelar Sidang Akhir Masa Jabatan Anggota MPR Periode 2014-2019.

    Setelah Sidang Akhir Masa Jabatan, pada Awal Oktober 2019, MPR periode 2019-2024 menggelar Sidang Awal Masa Jabatan Anggota. "Dan pada 20 Oktober 2019, MPR menggelar sidang untuk Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Periode 2019-2024. Jadi MPR akan menggelar sidang sebanyak empat kali," ujar Budi Muliawan dalam acara Media Expert Meeting yang dikemas dengan Buka Puasa Bersama dengan puluhan perwakilan media, Jakarta, Senin, 20 Mei 2019.

    Untuk mensosialisasikan dan mengabarkan berita acara itu, Menurut Budi Muliawan, Humas MPR membutuhkan dukungan dan masukan media untuk melakukan publikasi, demi suksesnya sidang-sidang MPR.

    Kepala Bagian Pemberitaan Setjen MPR, Mohammad Jaya, mengucapkan terima kasih atas kedatangan peserta Media Expert Meeting. Dikatakan, sidang-sidang MPR yang digelar pada bulan Agustus dan September itu harus segera diinformasikan ke masyarakat. Diakui selama ini kerja sama media dengan MPR terjalin dengan baik. "Kita beri apresiasi," ujarnya.

    Kepada para perwakilan media, Mohammad Jaya mengungkapkan pendaftaran peliputan sidang-sidang MPR tahun ini direncanakan lewat online. Untuk itu segala persyaratan yang ada perlu ditaati dan dipenuhi. "Ini penting sebab terkait dengan instansi lain, seperti Paspampres," ujarnya.

    Diharapkan bila wartawan yang sudah mendapat id A, B, C, dan seterusnya, mereka menempati posisi yang telah diatur. "Jangan sampai salah tempat. Semua kegiatan kami harap terliput dengan baik dan tersampaikan," tambahnya.

    Kepala Biro Humas dan Pemberitaan Setjen MPR, Siti Fauziah, dalam kesempatan yang sama juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang selama ini telah terjalin antara media dengan MPR. "Kerja sama berjalan baik, meski demikian perlu ditingkatkan dan diharapkan hubungan yang baik itu tetap terjaga,” ucapnya.

    Siti Fauziah menyebut Sidang MPR untuk melantik Presiden dan Wakil Presiden merupakan sidang yang paling dinantikan dan ditunggu-tunggu masyarakat. Pada tahun ini, disebut oleh Siti Fauziah Humas MPR memulai pendaftaran peliputan sidang-sidang MPR lewat online.

    Diharapkan proses itu tak mengalami kendala. "Kita meminta masukan dari media agar tak menemui hambatan. Ini perlu demi kesuksesan bersama," ucapnya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.