Ferdinand Hutahaean Cabut Dukungan, Sandiaga: Terima Kasih

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wakil Presiden no urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno berdialog dengan peserta bedah buku 'Hikayat Suara-Suara' di Bandar Serai Raja Ali Haji, Pekanbaru, Riau, Sabtu 18 Mei 2019. Bedah buku Hikayat Suara-Suara karya Datuk Taufik Ikram Jalil ini juga sekaligus memperingati Hari Buku Nasional 2019. ANTARA FOTO/Rony Muharrman

    Calon Wakil Presiden no urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno berdialog dengan peserta bedah buku 'Hikayat Suara-Suara' di Bandar Serai Raja Ali Haji, Pekanbaru, Riau, Sabtu 18 Mei 2019. Bedah buku Hikayat Suara-Suara karya Datuk Taufik Ikram Jalil ini juga sekaligus memperingati Hari Buku Nasional 2019. ANTARA FOTO/Rony Muharrman

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, mengucapkan terima kasih kepada Ketua Bidang Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, yang telah banyak memberikan masukan selama pencalonan dirinya dan Prabowo Subianto.

    Baca: Prabowo - Sandiaga Menang di Riau, Sandiaga: Saya Tersanjung

    Sandiaga mengatakan ia mengapresiasi langkah Ferdinand yang memutuskan mencabut dukungannya kepada pasangan calon Prabowo - Sandiaga.

    “Tapi jika beliau menyatakan mundur kami apresiasi sekali. Kami hormati keputusan tersebut,” ujar Sandiaga di Mall Pelayanan Publik, Jalan Epicentrum Selatan, Jakarta, Senin 20 Mei 2019. “Saya doakan dan ucapan terima kasih Pak Ferdinand banyak memberikan masukan kepada saya dan Pak Prabowo selama delapan bulan ini.”

    Sebelumnya Ferdinand menyatakan berhenti mendukung pasangan calon presiden 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Pernyataan itu disampaikan Ferdinand melalui akun Twitter-nya @FerdinandHaean2 pada Ahad, 19 Mei 2019.

    “Pagi ini, saya menemukan bully-an (perisakan) yang sangat tidak berperi kemanusiaan dari buzzer setan gundul yang mengolok Ibunda Ani yang sedang sakit. Sikap itu sangat brutal. Atas perilaku brutal buzzer setan gundul itu, saya FERDINAND HUTAHAEAN, saat ini menyatakan BERHENTI MENDUKUNG PRABOWO SANDI," cuit Ferdinand.

    Namun mundurnya Ferdinand, kata Sandiaga, tidak menunjukkan sikap Partai Demokrat. Menurutnya sampai hari ini, Demokrat masih solid di Koalisi Indonesia Adil Makmur.

    Ia pun yakin buzzer yang disebut Ferdinand telah menyinggung Ani Yudhoyono dalam cuitan Twitternya, bukan berasal dari pendukung Prabowo - Sandiaga. Kalau pun dari pendukung mereka, ia yakin orang tersebut tidak mengedepankan semangat yang Prabowo-Sandiaga inginkan.

    Baca: Layat KPPS Meninggal, Sandiaga Disambut Poster Wakil Presiden

    Pasalnya, kata dia, seluruh koalisi Prabowo - Sandiaga selalu mendoakan kesembuhan Ani Yudhoyono. “Seperti saya sampaikan kita sebagai bangsa mendoakan Bu Ani Yudhoyono. Ibu negara kita. Cepat pulih segera sembuh. Kami sangat berdoa di bulan suci Ramadhan berdoa kesehatan beliau,” ucap dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.