Cak Imin: Kalau Puan Maharani Ketua DPR, Saya Ketua MPR

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar menggelar Dialog Kebangsaan dan Buka Puasa Bersama di Rumah Dinas Widya Chandra, Jakarta,  Sabtu, 18 Mei 2019.

    Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar menggelar Dialog Kebangsaan dan Buka Puasa Bersama di Rumah Dinas Widya Chandra, Jakarta, Sabtu, 18 Mei 2019.

    TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin berkelakar soal Puan Maharani yang digadang-gadang menjadi Ketua DPR.

    Baca: Komentar Partai Soal Wacana Puan Maharani Jadi Ketua DPR

    “Ya mbak Puan ketua DPR, Insya Allah saya ketua MPR,” kata Cak Imin sambil tergelak, pada acara Dialog Kebangsaan dan Buka Bersama di kediamannya, Jalan Widya Chandra, Jakarta, Sabtu 18 Mei 2019.

    Adapun terkait pimpinan DPR, Cak Imin mengaku partainya belum membahas, dan akan melihat perkembanganya terlebih dahulu. “Belum kami bahas. Nanti kami lihat perkembangannya,” ucap dia.

    Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal PKB Jazilul Fawaid menilai ada dua nama yang menurutnya layak menjadi calon wakil Ketua DPR . Dua nama itu ialah Wakil Sekretaris Jenderal PKB Daniel Johan dan Ketua Fraksi PKB DPR Cucun Syamsurizal.

    Jazilul menganggap dua nama ini kompeten dan berpengalaman hingga layak menduduki kursi pimpinan DPR. Namun, dia mengatakan hal ini masih anggapan pribadinya. "Tapi ini pandangan subyektif saya, yang lain mungkin punya usulan sendiri," kata Jazilul kepada Tempo, Kamis, 16 Mei 2019.

    Baca: PDIP Wacanakan Puan Ketua DPR, Fadli Zon: Masih Terlalu Dini

    Partai Kebangkitan Bangsa berpotensi masuk lima besar pemenang pemilihan legislatif 2019. Berdasarkan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan Dewan Perwakilan Daerah atau UU MD3, posisi pimpinan DPR menjadi hak lima partai pemenang pileg 2019. Pemenang pertama berhak atas kursi ketua DPR, sedangkan empat partai lainnya mendapat posisi wakil ketua.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cerita Saksi Soal Kebararan Pabrik Korek Api di Desa Sambirejo

    Inilah cerita saksi tentang kebakaran pabrik korek api gas di Desa Sambirejo, Langkat, Sumatera Utara memakan korban sampai 30 jiwa.