Hari ini, Polisi Periksa Permadi Sebagai Saksi Kasus Kivlan Zen

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kas Kostrad) Mayjen TNI Purnawirawan Kivlan Zen (tengah) menghadiri unjukrasa menuntut diusutnya dugaan kecurangan Pemilu 2019 di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Kamis 9 Mei 2019. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    Mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kas Kostrad) Mayjen TNI Purnawirawan Kivlan Zen (tengah) menghadiri unjukrasa menuntut diusutnya dugaan kecurangan Pemilu 2019 di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Kamis 9 Mei 2019. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Mabes Polri akan memeriksa Politikus Partai Gerindra Permadi pada Jumat, 17 Mei 2019. Ia menjadi saksi untuk kasus yang menjerat Kivlan Zen.

    Baca: Main Tangkap Penyeru Makar

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo menuturkan, Permadi dipanggil sebagai saksi dalam laporan terhadap Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen atas dugaan penyebaran berita bohong dan makar.

    "Penyidik telah melayangkan surat panggilan kedua, yang bersangkutan akan diperiksa hari ini, 17 Mei 2019," kata Dedi saat dikonfirmasi, pada Jumat, 17 Mei 2019.

    Sebelumnya Permadi dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada 14 Mei 2019. Namun ia absen karena harus menghadiri rapat Majelis Permusywaratan Rakyat (MPR).

    Untuk pemeriksaan kali ini, kehadiran Permadi sudah dikonfirmasi oleh kuasa hukumnnya, Hendarsam Marantoko. "Bapak Permadi akan diperiksa sebagai saksi pada jam 10.00 WIB sampai selesai," kata Hendarsam melalui pesan teks.

    Sementara itu, Polisi juga sudah memeriksa Kivlan pada Senin, 13 Mei 2019. Ia dicecar 26 pertanyaan oleh penyidik selama lima jam pemeriksaan. Kivlan pun berkali-kali membantah tuduhan yang dialamatkan kepada dirinya. Ia tidak memiliki kekuataan untuk menggulingkan pemerintah saat ini.

    Kivlan dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan penyebaran berita bohong dan makar pada 7 Mei 2019. Laporan terhadap Kivlan tersebut diterima oleh polisi dengan nomor laporan LP/B/0442/V/2019/Bareskrim tertanggal 7 Mei 2019. Dalam tanda terima laporan yang diterima Tempo, Kivlan dilaporkan oleh seseorang bernama Jalaludin.

    Baca: Tim Wiranto: Ucapan Kivlan Zen - Eggi Sudjana Penuhi Unsur Pidana

    Kivlan Zen dilaporkan atas Tindak Pidana Penyebaran Berita Bohong atau hoax dengan Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP pasal 14 dan atau pasal 15 serta terhadap Keamanan Negara atau Makar UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP pasal 107 jo asal 110 jo pasal 87 dan atau pasal 163 bis jo pasal 107.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Politik Dinasti dalam Partai Peserta Pemilihan Legislatif 2019

    Kehadiran politik dinasti mewarnai penyelenggaraan pemilihan legislatif 2019. Sejumlah istri, anak, hingga kerabat kepala daerah.